Ratusan Buruh Mulai Padati Gedung DPR

Berita Populer

Aksi Pencurian Kambing Digagalkan Warga

LEUWISADENG - Saat warga sedang melaksanakan ibadah sholat tarawih, kawanan maling beraksi hendak mencuri kambing milik warga di...

Diduga Konsleting Listrik, Bangunan Ponpes di Cigudeg Terbakar

CIGUDEG - Diduga akibat konsleting listrik sebuah bangunan pondok pesantren milik ustad Dodi di kampung susukan, Desa Banyuwangi, Kecamatan...

Ada Perbaikan di Jalan Raya Cigudeg, Arus Lalin Macet

CIGUDEG - Ruas jalan raya Cigudeg-Jasinga sedang dilakukan pengerjaan pengecoran jalan di kilometer 38, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor sebabkan...

Camat Leuwisadeng Minta Warga Tingkat Siskamling

LEUWISADENG - Adanya aksi kawanan pencurian di wilayah Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor yang berhasil di gagalkan oleh warga di...

Mendag Bakal Perketat Perdagangan E-Commerce Yang Nakal

JAKARTA -- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan pihaknya tengah menyiapkan regulasi untuk mengatur dan memperketat perdagangan e-commerce. Ini dilakukan...
- Advertisement -

Jakarta — Ratusan buruh dari elemen Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) sudah berada di Jalan Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat untuk menolak pengesahan Omibus Law Undang-undang Cipta Kerja pada Kamis (8/10). Mereka berencana demonstrasi di depan gedung DPR/MPR yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, ratusan massa mulai berdatangan dan berkumpul dari arah Jalan Gerbang Pemuda sejak pukul 09.40 WIB. Mereka berniat untuk menuju ke Gerbang Utama Kompleks MPR/DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat untuk melakukan aksi.

Mereka membawa spanduk dan poster berisikan pelbagai kalimat penolakan terhadap UU Cipta Kerja. Diantaranya bertuliskan ‘Kami Takut Corona, Tapi Lebih Takut Omnibus Law’, ‘DPR Seperti Pohon Pisang, Punya Jantung tapi Tak Punya Hati’.

- Advertisement -

Namun, upaya mereka tertahan karena akses jalan menuju ke arah Gerbang Kompleks MPR/DPR sudah diblokade oleh aparat kepolisian.

Salah satu buruh, Anton Abimaya mengaku pihaknya masih berupaya untuk melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian agar diperbolehkan menggelar aksi di depan Kompleks MPR/DPR.

Hingga berita ini diturunkan, kelompok buruh masih menggelar orasi di Jalan Gerbang Pemuda di atas mobil komando. Kalimat-kalimat penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja diteriakkan bersama-sama.

- Advertisement -

Seperti diketahui, sejumlah serikat buruh dan mahasiswa berencana menggeruduk Kompleks MPR/DPR fan Istana Negara untuk berdemonstrasi menolak UU Cipta Kerja. Aksi turun ke jalan ini menjadi rangkaian mogok nasional yang dilakukan kelompok buruh sejak Selasa (6/10) di beberapa daerah.

Sementara itu, aparat gabungan TNI dan Polri sudah menjaga ketat Gedung DPR/MPR. Ratusan personel berjaga di Kamis pagi. Mobil kendaraan taktis pun sudah disiagakan.

Tak hanya di DPR, ratusan aparat gabungan juga telah menjaga sekitar Istana Kepresidenan yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Utara. Personel telah membawa senapan pelontar gas air mata. Mobil water canon pun telah disiagakan.

- Advertisement -

Sumber:Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Konsleting Listrik, Bangunan Ponpes di Cigudeg Terbakar

CIGUDEG - Diduga akibat konsleting listrik sebuah bangunan pondok pesantren milik ustad Dodi di kampung susukan, Desa Banyuwangi, Kecamatan...

Berita Terkait
publikbicara.com