Beranda Nasional Demonstran Jogyakarta : Kita Hari Ini Perang Terhadap Negara Sendiri

Demonstran Jogyakarta : Kita Hari Ini Perang Terhadap Negara Sendiri

Yogyakarta — Elemen mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam aksi #JogjaMemanggil menyatakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah dan DPR usai Omnibus Law UU Cipta kerja disahkan. Mereka kini sudah berkumpul di bunderan kampus UGM, Yogyakarta, Kamis (8/10).

“Kita hari ini menyatakan perang terhadap negara itu sendiri!” pekik orator di hadapan massa yang telah berkumpul.

Para demonstran mengkritik DPR dan pemerintah yang lebih pro terhadap investor ketimbang rakyat kecil. Para peserta aksi pun menyatakan sudah tidak percaya terhadap TNI dan Polri yang mestinya mengayomi masyarakat.

Baca Juga :  Hanya Miliki Waktu Efektif 6 bulan Tuntaskan RPJMD, Iwan Setiawan di Minta Segera Isi Jabatan Kosong

Sekitar pukul 11.00 WIB, sebagian massa sudah bergerak dari bundaran UGM menuju Gedung DPRD DIY dan Kantor Gubernur di kompleks Kepatihan Yogyakarta.

Rencananya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwpno X juga akan menemui langsung pewakilan massa aksi di kantornya.

Sementara itu, sekelompok pelajar SMA ikut serta dalam aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Yogyakarta, Kamis (8/10). Mereka turut berkumpul di bundaran kampus Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pantauan CNNIndonesia.com, kelompok pelajar itu berbaur dengan demonstran lainnya yang didominasi kalangan mahasiswa. Para pelajar ingin turut menyuarakan aspirasi.

Baca Juga :  Hati-Hati! Penipuan Atas Nama Whatsapp, Pelaku Gunakan YouTube Untuk Mencuri Data

Salah satu siswa SMA di Yogyakarta, Tri mengaku ingin ikut unjuk rasa karena takut terdampak dari pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Mereka cemas orang tua kehilangan pekerjaan atau upahnya menurun.

“Orang tua kami akan semakin sulit mendapatkan upah layak sehingga itu akan menyulitkan bagi kami para pelajar yang membutuhkan biaya sekolah,” ungkap Tri kepada CNNIndonesia.com, Kamis (8/10).

Sumber:Cnn indonesia

Artikulli paraprakRatusan Buruh Mulai Padati Gedung DPR
Artikulli tjetërBogor Masih Terapkan PSBMK, Aktifitas Perkantoran dibatasi

Tinggalkan Balasan