Demonstran Jogyakarta : Kita Hari Ini Perang Terhadap Negara Sendiri

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

Sidang Kasus Suap Iryanto, Saksi Ahli Nyatakan Ada Upaya Penjebakan

BANDUNG - Kasus dugaan suap yang menjerat Iryanto yang saat itu ia menjabat sebagai Sekertaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...
- Advertisement -

Yogyakarta — Elemen mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam aksi #JogjaMemanggil menyatakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah dan DPR usai Omnibus Law UU Cipta kerja disahkan. Mereka kini sudah berkumpul di bunderan kampus UGM, Yogyakarta, Kamis (8/10).

“Kita hari ini menyatakan perang terhadap negara itu sendiri!” pekik orator di hadapan massa yang telah berkumpul.

Para demonstran mengkritik DPR dan pemerintah yang lebih pro terhadap investor ketimbang rakyat kecil. Para peserta aksi pun menyatakan sudah tidak percaya terhadap TNI dan Polri yang mestinya mengayomi masyarakat.

- Advertisement -

Sekitar pukul 11.00 WIB, sebagian massa sudah bergerak dari bundaran UGM menuju Gedung DPRD DIY dan Kantor Gubernur di kompleks Kepatihan Yogyakarta.

Rencananya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwpno X juga akan menemui langsung pewakilan massa aksi di kantornya.

Sementara itu, sekelompok pelajar SMA ikut serta dalam aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Yogyakarta, Kamis (8/10). Mereka turut berkumpul di bundaran kampus Universitas Gadjah Mada (UGM).

- Advertisement -

Pantauan CNNIndonesia.com, kelompok pelajar itu berbaur dengan demonstran lainnya yang didominasi kalangan mahasiswa. Para pelajar ingin turut menyuarakan aspirasi.

Salah satu siswa SMA di Yogyakarta, Tri mengaku ingin ikut unjuk rasa karena takut terdampak dari pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Mereka cemas orang tua kehilangan pekerjaan atau upahnya menurun.

“Orang tua kami akan semakin sulit mendapatkan upah layak sehingga itu akan menyulitkan bagi kami para pelajar yang membutuhkan biaya sekolah,” ungkap Tri kepada CNNIndonesia.com, Kamis (8/10).

- Advertisement -

Sumber:Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pedestrian Cikempong Banjir, Ketua Dewan Minta Komisi III Cek Lapangan

CIBINONG - Hujan yang mengguyur wilayah Cibinong dan sekitarnya sebabkan jalan Kolonel Edi Yoso, Cikempong, Pakansari tergenang bagaikan kolam...

Berita Terkait
publikbicara.com