27.7 C
Bogor
Sabtu, 13 Agustus 2022

Awal PPKM Darurat Masih Ada Wisatawan Berlibur Ke Gunung Bunder Pamijahan

Berita Populer

- Advertisement -

PAMIJAHAN – Hari pertama penerapan pemberlakuan PPKM Darurat di Kabupaten Bogor rupanya tidak menyurutkan animo masyarakat untuk berwisata seperti yang terjadi di beberapa destinasi wisata di wilayah Kecamatan Pamijahan.

Salah satu wisatawan asal Tanggerang Raka (24) mengatakan, bahwa dirinya bersama temannya berwisata ke wilayah Gunung Bunder dengan melewati jalur tikus.

“Lewatnya jalur kampung, bukan lewat jalur gede (Jalur utama), karena kalau lewat jalur utama pasti ada penyekatan, kita ngikutin MAP karena MAP nya lewat jalur situ (Jalur Tikus) buka jalur utama,” kata Raka kepada wartawan pada, Sabtu (03/07/2021).

- Advertisement -

Di tempat yang sama, wisatawan asal Jakarta, Ani Larasati (26) mengaku, sebelum dirinya mengunjungi salah satu objek wisata curug di wilayah Pamijahan, dirinya mencari informasi di sosial media tentang objek wisata yang masih buka.

“Main ke curug, karena di objek wisata nya gak di tutup, tahu sih ada aturan PPKM Darurat, tetapi cari-cari info di facebook bahwa kalau di tempat wisata disini buka,” akunya.

Baca Juga :  Rayakan HUT Lokapurna ke-55 Menggelar Istighosah dan Doa Bersama

- Advertisement -

Sementara menurut keterangan salah satu Petugas Resort Salak II Yosi Irawan menyampaikan, kaitan dengan PPKM Darurat, pihaknya juga mengeluarkan sura edaran berkaitan dengan penutupan kawasan wisata di sekitaran Gunung Bunder, menurut dia seluruh kawasan wisata di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) itu semuanya ditutup.

Wisatawan dari luar Kabupaten Bogor yang berada di beberapa kawasan wisata menurut Yosi Irawan, memang ada wisatawan yang masuk dari kemarin (2/7) sore dan kemungkinan masih berada didalam kawasan wisata.

“Pagi kita jaga disini semuanya (wisatawan) kita kembalikan lagi, apalagi kendaraan yang berplat B karena sudah mulai PPKM darurat tersebut,” ucapnya.

- Advertisement -

Masih adanya beberapa tempat wisata yang masih buka, menurut Yosi Irawan mengatakan, kemungkinan pengelola wisata tersebut belum mengetahui peraturan tentang PPKM Darurat tersebut.

Baca Juga :  Buaya Kali Cisadane Gegerkan Warga Kampung Bantar Jaya

“Jadi sekarang ada beberapa Patroli kita bekerjasama dengan Babinsa, Babinkamtibmas untuk hari pertama melakukan imbauan dan mengedarkan surat edaran tapi mudah-mudahan di hari berikutnya tidak ada lagi (Pelanggar) ,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat telah diberlakukan di wilayah Kabupaten Bogor mulai hari ini, Sabtu, 3 Juli 2021.

Menurut ketentuan baru yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terkait PPKM Darurat tersebut, tempat wisata umum diharuskan untuk tutup sementara, dari tanggal 3 hingga 20 Juli 2021.

Ketentuan penutupan tempat wisata tersebut tercantum dalam SK PPKM Darurat Pemkab Bogor pada poin h, yakni fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya ditutup untuk sementara.

(Fahri/Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
scattered clouds
27.7 ° C
29.4 °
27.7 °
73 %
0.6kmh
39 %
Sab
31 °
Ming
31 °
Sen
28 °
Sel
29 °
Rab
30 °

Berita terbaru

Keseruan Pertandingan Sepak Bola Wanita di Leuwisadeng Bogor

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM - Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) RI tingkat Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor menggelar berbagai macam perlombaan, salah...

Berita Terkait
publikbicara.com