25.5 C
Bogor
Selasa, 24 November 2020

Kades Cilaku Kecamatan Tenjo Bantah Adanya Pemotongan BPNT

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...
- Advertisement -

TENJO – Kepala Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo Jumadi mengaku kesal bahwa RT atau RW nya dituding melakukan pemotongan dana Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) ke sejumlah warga.

Tak terima dituduh lakukan pemotongan, ia pun geram terhadap pemberitaan oleh salahsatu media online.

Ditemui di rumahnya, ia ingin mengklarifikasi pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta dan akurat.

- Advertisement -

“Saat ini saya masih konsultasi, dengan adanya tuduhan terhadap RT dan RW nya, bahwa RT ataupun RW yang memotong uang BPNT kepada warga adalah tidak benar,” ucapnya. Kamis (19/11/2020).

Jumadi menjelaskan, tuduhan itu berawal dari sebuah pemberitaan yang menyebar di media sosial, sehingga beberapa instansi ikut membagikan informasi tersebut.

Menurutnya, apa yang telah beredar di media sosial itu semuanya tidak benar, bahwa informasi yang selama ini beredar itu tidak objektif.

- Advertisement -

“Saya meminta kepada wartawan yang membuatnya agar berlaku objektif, dan Masyarakat saya berharap jangan terlalu menelan informasi yang tidak memiliki dasar yang kuat,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Jumadi akan melaporkan ke pihak berwajib, pencemaran nama baik dan penyalahgunaan transaksi elektronik (UU ITE), karena ini sangat merugikan dirinya secara pribadi.

(Iwan)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Isco Ingin Hengkang Dari Real Madrid

Madrid - Isco berniat untuk angkat kaki dari Real Madrid. Gelandang berusia 28 tahun itu ingin mencoba berkarier di liga lain. Masa depan Isco di...

Berita Terkait
publikbicara.com