23.9 C
Bogor
Jumat, 26 Februari 2021

Belasan Tahun Kakek Nenek di Sadengkolot Tinggal di Gubuk Reyot

Berita Populer

DP Sempat Pamit Kerjakan Tugas Sekolah

CIBUNGBULANG - DP warga kampung Ciaruteun RT 01 RW 03, Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, yang ditemukan tewas...

Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Ratusan PKL Liar Pasar Leuwiliang

LEUWILIANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor hancurkan ratusan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan raya...

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Anggota Satpol PP Ini Miliki Nama Unik di Name Tag

LEUWILIANG - Dalam operasi penertiban pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya leuwiliang tepatnya di depan pasar Leuwiliang, ada...

Miris! Di Wilayah Tambang Emas Nenek Ane Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Miris! Seoang janda berusia sekitar 50 tahun tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah di Kampung...
- Advertisement -

LEUWISADENG – Warga Kampung Sukarakyat Rt 03/05, Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Sangat memperhatinkan, rumah panggung yang di miliki masamah (75) bersama suaminya itu kondisinya sudah miring bahkan materialnya sudah lapuk termakan usia, dikhawatirkan ambruk.

Sepasang Kakek-nenek tersebut sudah belasan tahun tinggal di gubuk reyot yang nyaris ambruk tersebut.

“Di rumah ini kalau hujan suka bocor, biar basahnya gak kemana mana air hujannya biasa ditampung pake baskom,” kata Masamah kepada wartawan, Selasa (3/11).

- Advertisement -

Kondisi rumah panggung masamah kondisinya sudah tidak layak huni yang hanya beralaskan bilik bambu, papan kayu serta dinding bilik bambu atap rumah pun terbuat dari daun Rumbia (sejenis palma penghasil tepung sagu).

”Disini mah rumah yang rumah reyot yang belum diperbaiki cuman rumah Masamah saja,” kata Mimi, adik kandung Masamah.

Waktu itu, kata Mimi, rumah Masamah pernah mau dapat bantuan program Rutilahu dari Desa, namun pihak pengelolanya  minta buat tambahan swadayanya.

- Advertisement -

“Akhirnya rumah Masamah tidak jadi dibangun lantaran uang untuk tambahan bangun rumah tersebut tidak ada,” katanya.

Mimi menjelaskan, bahwa Masamah waktu itu bingung karena suaminya sudah tidak bisa bekerja ditambah sudah mengalami gangguan pendengaran, begitu juga secara fisik juga sudah mulai lemah.

“Rumah yang lain mah sudah dibongkar terus dibangun, rumah Masamah mah masih begini aja,” jelas Mimi.

- Advertisement -

Saat dikonfirmasi sekrektaris Desa (Sekdes) Sadengkolot, Sudima mengatakan, rumah atas nama Masamah telah diusulkan untuk realisasi renovasi tahun depan.

“Sudah diusulkan untuk program Rutilahu tahun 2021,” singkat Sudima melalui pesan singkatnya (WA).

(Andri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Tiba Di Rumah Duka, Jasad Mayat Terbungkus Plastik Dimakamkan Pihak Keluarga

CIBUNGBULANG - Pasca ditemukan pada kamis (25/2/2021) Suasana pemakaman mayat dalam plastik di Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten...

Berita Terkait
publikbicara.com