23.9 C
Bogor
Jumat, 26 Februari 2021

Hina Polisi Disosmed, T Kini Diamankan Polisi

Berita Populer

DP Sempat Pamit Kerjakan Tugas Sekolah

CIBUNGBULANG - DP warga kampung Ciaruteun RT 01 RW 03, Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, yang ditemukan tewas...

Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Ratusan PKL Liar Pasar Leuwiliang

LEUWILIANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor hancurkan ratusan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan raya...

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Anggota Satpol PP Ini Miliki Nama Unik di Name Tag

LEUWILIANG - Dalam operasi penertiban pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya leuwiliang tepatnya di depan pasar Leuwiliang, ada...

Miris! Di Wilayah Tambang Emas Nenek Ane Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Miris! Seoang janda berusia sekitar 50 tahun tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah di Kampung...
- Advertisement -

Gunung Kidul – Seorang pengusaha percetakan di Kabupaten Gunungkidul, T (20) diamankan aparat kepolisian karena menghina polisi melalui unggahan di akun media sosial. Saat ini polisi masih melakukan pendalaman kasus ini.

Wakapolres Gunungkidul, Kompol Supriantoro mengatakan, kasus ini diketahui dari patroli cyber yang dilakukan oleh Polres Gunungkidul. Polisi menemukan adanya unggahan dari pelaku T yang menghina polisi yang berisi ujaran kebencian.
Begini Motifnya
Dari temuan ini, polisi melakukan penelusuran dan diketahui pemilik akun tersebut adalah T, yang tinggal di Gunungkidul. Penyidik kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan T di rumahnya.

“Dari unggahan itu kami selidiki dan mengamankan pelaku,” kata Wakapolres, Selasa (20/10/2020).

- Advertisement -

Setelah melakukan pemeriksaan kepada T dan sejumlah saksi, polisi menetapkannya sebagai tersangka. Penyidik juga telah mendapatkan alat dan barang bukti untuk menindak pelaku. Namun, dalam prosesnya pelaku tidak ditahan. Orang tuanya mengajukan penangguhan dan tersangka cukup kooperatif.

“Tidak kami tahan, orangnya kooperatif dan orang tuanya menjamin tidak akan kabur,” katanya.
Wakapolres mengimbau masyarakat untuk tidak mudah memposting ujaran kebencian. Ketika pihak yang merasa dirugikan dan melapor polisi, siapapun bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Bijaklah menggunakan medsos, gunakan untuk yang bermanfaat,” katanya.

- Advertisement -

Wakapolres juga meminta masyarakat untuk menjaga suasana kondusif, menjelang pelaksanaan Pilkada Gunungkidul 2020. Jangan menebar fitnah atau informasi hoaks di medias sosial.

“Mudah-mudahan selama kampanye baik tatap muka atau daring bisa berjalan dengan aman,” katanya.

Sumber : iNews

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Tiba Di Rumah Duka, Jasad Mayat Terbungkus Plastik Dimakamkan Pihak Keluarga

CIBUNGBULANG - Pasca ditemukan pada kamis (25/2/2021) Suasana pemakaman mayat dalam plastik di Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten...

Berita Terkait
publikbicara.com