31.5 C
Bogor
Jumat, 27 November 2020

Komentar Nafa Urbach Soal Sinetron Indonesia

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Penerimaan Bantuan BPUM Antre Berdesakan Abaikan Prokes

LEUWILIANG - Masyarakat penerima manfaat bantuan BPUM dari pemerintah pusat memadati area parkir Bank BRI Kantor Cabang (KC) Leuwiliang,...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...
- Advertisement -

JAKARTA – Sebelumnya, Nafa Urbach mengkritik pedas perkembangan sinetron di Indonesia. Penyanyi dan aktris yang sudah membintangi banyak sinetron ini menilai jalan cerita yang dibuat dan waktu syuting yang mepet menjadi kendala bagi para sineas untuk menghasilkan sinetron yang apik.

beralihnya penonton Indonesia dari sinetron lokal ke drama Korea dianggap artis Nafa Urbach karena kondisi dan kualitas sinetron yang menurun.

Sebagian dari masyarakat kini tidak menyaksikan sinetron asli Indonesia. Mereka lebih menyukai menonton drama Korea. Nafa Urbach menyimpulkan sinetron dalam negeri bisa saja ditinggalkan bila tidak ada inovasi.

- Advertisement -

“Karena mereka gini loh kadang-kadang, mereka itu suka dikejar-kejar sama waktu karena stripping. Sudah stripping bikin ceritanya ribetnya bukan main, nanti ada adegan tabrakkanlah, yang ditabrak truklah, apa segala macam,” kata Nafa mengutip Kompas.com.

Sehingga kualitasnya pun menjadi sekadarnya. “Itu kan enggak bisa cuma diambil sembarangan aja. Karena industri dan karena stripping, dikejar waktu, dikejar anggaran produksi, akhirnya jadinya jeleknya luar biasa,” ujar Nafa Urbach.

Ujung-ujungnya, masyarakat Indonesia mulai mencari tontonan lain di layanan streaming yang berisi konten luar negeri.

- Advertisement -

Dalam wawancara eksklusif kepada KompasTV, Sabtu (25/4/2020), Nafa Urbach mengaku sudah ada harapan baru dari sineas-sineas yang kini memproduksi mini series.

“Di Indonesia kini juga sudah mulai ada mini seri, nah aku juga sudah mulai nonton dan mengajak kalian, ayo kita ramaikan kita tonton mini series ini. Semoga sih sineas yang membuat juga bisa mengangkat cerita yang lebih mendalam dan bisa kok menambahkan cerita atau unsur Indonesia,” tutur Nafa Urbach.

Prihatin dengan nasib sinetron Indonesia, Nafa sekali lagi menyemangati para ahli film dan sinetron di balik layar untuk lebih mampu mengembangkan jalan cerita yang ada.

- Advertisement -

“Cuma nih kalau dari segi gambar udah ok sih kalau web series. Cerita aja mesti dikembangi. Ayo kalian bisa sineas Indonesia,” kata Nafa.

Sumber:Kompas tv

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Kendaraan Listrik Harus Lalui Serangkai Uji Tipe Sebelum Turun ke Jalan

Jakarta - Indonesia mulai mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan berupa kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Setelah peraturan presiden soal...

Bima Arya : Habib Rizieq Dirawat di RS UMMI, Bogor

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya membenarkan kalau pentolan FPI Habib Rizieq Shihab sedang dirawat di Rumah Sakit UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat....

TKI di Malaysia Alami Penyiksaan, Disayat Benda Tajam Hingga Tidak Diberi Makan

JAKARTA -- Pekerja migran Indonesia di Malaysia kembali mengalami penyiksaan oleh majikan. Kali ini dialami TKI berinisial MH di Kuala Lumpur. MH mengalami penyiksaan mulai...

Donor Darah Puskesmas Cigombong di Sambut Gembira Oleh Warga

CIGOMBONG- Puskesmas Cigombong bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor, mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah di lakukan di ruang...

Lapas Khusus Gunung Sindur Gelar Swab Test Serentak

BOGOR – Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur mengadakan Swab Test kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara...

Berita Terkait
publikbicara.com