Diduga Disunat, Warga Harkat Jaya Pertanyakan Nominal Bantuan Bencana

Berita Populer

Ketua DPC Kabupaten Bogor Anton Sebut KLB Deli Serdang Ilegal dan Abal Abal

BOGOR - Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H. Anton Sukartono Suratto, menolak dengan tegas perhelatan Kongres Luar Biasa (KLB)...

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Sparepart Handphone Naik Karena Corona

Kemang - Pasca pemerintah menghentikan sementara ekspor - impor dari negara Cina karena virus Corona harga sparepart handphone naik....

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nanggung Tanami Pohon Pisang Di Tengah Jalan

NANGGUNG-Kurang perhatian pemerintah Jalan Kabupaten Curugbitung-Malasari membuat warga sekitar kesal sehingga menanami pohon pisang dan pohon pepaya di tengah...

Bupati Bogor Bagi Penghargaan, Honor Nakes Sempat Telat Dua Bulan

CIBINONG-Bupati Bogor, Ade Yasin memberikan apresiasi kepada 200 orang mulai dari Kepala Desa hingga RT/RW, Babinsa dan Babinkamtibmas se...
- Advertisement -

SUKAJAYA – Warga Kampung Cikaung, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya penerima bantuan rehabilitasi rumah warga terdampak bencana alam yang terjadi pada awal tahun 2020 lalu, pertanyakan nominal bantuan yang diterimanya tidak sesuai.

Ketua Rt 01 Usuf Supriyatna mengaku, bahwa saat ia mendampingi 6 (enam) orang warganya yang menerima bantuan bancana di Bank BRI Cabang Cigudeg, 6 orang warga nya yang mendapat bantuan salah satu penerima manfaat nya yaitu Ibu Anah (60).

“Kira-kira sekitar tiga minggu yang lalu hari Jumat awal bulan Januari 2021, saya antar 6 orang warga diantaranya Ibu Anah, tapi aneh, saya melihat sendiri tertera di rekening Ibu Anah dengan nominal sebesar 15 juta rupiah, tapi yang diterima Ibu Anah itu hanya Rp 7,5 juta,” cetusnya kepada wartawan pada, Selasa (26/01/2021).

- Advertisement -

Usuf menambahkan, bahwa saat pencairan semua buku tabungan milik penerima bantuan dilingkungannya itu diambil oleh pihak Desa Setempat dikumpulkan satu persatu, hingga kini buku tabungan tersebut belum juga dikembalikan.

“Saat ini buku rekeningnya dipegang sama orang Desa yakni, Ketua BPD pak Muflih saat itu diambil katanya sih disuruh sama pak Kades (PJS Kepala Desa- red) namanya pak Opik,” ucapnya.

Warga lain Rasid (60) menuturkan, bahwa rumahnya yang rata dengan tanah juga hanya mendapat bantuan senilai 7,5 juta rupiah dan hingga kini buku tabungannya pun masih belum dikembalikan.

- Advertisement -

“Lihat saja pak rumah saya, udah ancur gitu dapat nya 7,5 Juta buku tabungannya belum dikembalikan juga pak,” tuturnya.

Sementara, Ketua BPD Desa Harkat Jaya Muflih Falahufin berkilah, bahwa yang dilakukannya dengan mengumpulkan buku rekening warga tersebut guna membantu pihak Pemerintah Desa.

“Karena untuk memfotocopy buku rekening itu untuk LPJ, karena pak RT Usuf nya sibuk karena kan dia tukang juga pak, saat ini buku rekening nya ada dirumah saya pak,” kilahnya.

- Advertisement -

Ditempat yang sama, Sekertaris Desa (Sekdes) Harkat Jaya Ade Jainal menuturkan, bahwa foto copy buku rekening milik warga penerima bantuan tersebut ada di ruang Kepala Desa. Namun ia tidak menyebut secara rinci berapa nominal yang harus diterima warga tersebut

“Foto Copy buku rekeningnya ada di ruang Kepala Desa, saat ini kades nya sedang ke kantor Kecamatan Sukajaya acara Musrembang pak,” tutur sekdes.

(Fahri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Sempat Booming Dulu, Kini Gangnam Style Cetak Sejarah di Youtube

JAKARTA - Video musik lagu “ Gangnam Style” milik penyanyi asal Korea, PSY, baru saja mencapai tonggak sejarah baru...

Berita Terkait
publikbicara.com