Tepis Isu Pemotongan RTLH di Desa Tapos Kecamatan Tenjo, Kades angkat Bicara

Berita Populer

Polres Bogor Ciduk Satu Pelaku Penipuan Program Fiktif

CIBINONG-Kepolisian resort Bogor berhasil meringkus satu pelaku penipuan program fiktif gebyar britama kepada satu nasabah bank BRI inisial SS...

Kominfo RI Bersama Anton Suratto Gelar Webinar Kewirusahaaan UMKM Melalui IT

BOGOR - Sebanyak 200 pelaku wirausaha di Kabupaten Bogor, Senin (19/4) kemarin sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan Webinar yang...

Harga Mentimun Naik, Petani Untung

CIBUNGBULANG - Bulan Ramadhan kebutuhan mentimun meningkatkan, dampaknya harga mentimiun di pasar Trandisional melojak naik hingga Rp 3 Ribu...

PKB Bagikan Takjil Kepada Masyarakat Hasil Beli dari Pedagang Kecil di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Sekertaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukmanudin Ar Rasyid bersama Pengurus PAC...

Wanhai : Daerah Otonomi Baru Bukan Sekedar Gaungan Semata

CIBINONG-- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi mengatakan bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) itu bukan hanya sekedar...
- Advertisement -

TENJO – Terkait adanya tudingan terhadap Kepala Desa Tapos, Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor, Ratma Wijaya Menepis dugaan pemotongan dana Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang di beritakan oleh salahsatu media online tersebut tidak benar.

Pasalnya, yang selama ini diberitakan di median online tersebut keliru, bahwa dalam jumlah Rp 15.000.000 (Lima Belas Juta Rupiah) tersebut sesuai dengan jumlah yg diberikan penerima bantuan, hanya saja penerima bantuan mendapatkan barang material saja bukan berupa uang.

“Saya selaku kepala Desa Tapos Kecamatan Tenjo, Geram dengan adanya pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta dan akurasinya, saya sangat menyayangkan dengan beredarnya pemberitaan tersebut, karena dinilai kurang objektif,” ungkap Ratma Wijaya kepada wartawan media ini, Senin (23/11/2020).

- Advertisement -

Lanjutnya, karena dengan adanya dana RTLH yang bersumber dari dana APBD kabupaten Bogor yang diberikan kepada warga ini, justru meringankan beban bagi penerima manfaat.

Ketua Lembaga Permusyawarahan Masyarakat (LPM) Rustam menambahkan, bahwa pihaknya membangun sudah sesuai dengan prosedur, bahkan yang bangun rumah itu dari awal pembangunan sehingga dengan jumlah uang tersebut sudah disesuaikan dengan kebutuhan.

“Warga Desa Tapos malahan bersyukur dengan adanya bantuan ini, Karena sudah diberikan bantuan Oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dengan jumlah 15 unit rumah layak huni di Desa Tapos” ucapnya

- Advertisement -

( Wan )

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Tips Pesepak Bola Muslim Tetap Kuat Bertanding Saat Puasa

JAKARTA - Menjalankan ibadah puasa sambil bersaing dalam level tertinggi sepak bola Eropa bukan hal mudah. Begini cara bek...

Berita Terkait
publikbicara.com