UPT Dishub Leuwiliang Akui Terima Jasa Teknisi

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Sidang Kasus Suap Iryanto, Saksi Ahli Nyatakan Ada Upaya Penjebakan

BANDUNG - Kasus dugaan suap yang menjerat Iryanto yang saat itu ia menjabat sebagai Sekertaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman...
- Advertisement -

CIBUNGBULANG – Kerusakan sarana dan prasaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, sejatinya dilakukan oleh tehnisi dibidangnya, yang merupakan tanggung jawab sebagai tugas pokok yang diembannya sesuai SK dan honor yang diterimanya.

Namun sungguh ironis, pemasangan lampu milik DLH Kota Bogor dalam perawatannya diduga dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perhubungan (Dishub) Leuwiliang pada pergantian lampu penerangan dijalan timbang akses masuk pembuangan yang rusak, pada Jum’at, 13/11/2020, dengan menggunakan kendaraan khusus perbaikan lampu jalan UPT.

Seperti diungkapkan Asep Saepudin alias Doris atas pergantian 10 buah bola lampu penerangan diakses jalan timbang TPAS Galuga, Selasa, 17/11/2020.

- Advertisement -

“Ini seharusnya kami yang melakukan karena sesuai tupoksi saya sebagai penanggung jawab dalam bidang penerangan sesuai SK yang diterima dari DLH pemkot Bogor, 10 buah bola lampu yang merupakan sarana penerangan jalan timbang akses masuk lokasi pembuangan, padahal Dinas Dari pemkot sendiri sudah menyediakan tehnisi dibidangnya,” katanya.

Doris merasa tersinggung atas apa yang dilakukan UPT Dishub seolah-olah dirinya memakan gaji buta.

“Khususnya bidang penerangan (Kelistrikan-red) untuk penerangan saya bertanggung jawab dari mulai Kampung Galuga RW 01 hingga ke pembuangan TPA, tapi kalau seperti ini saya tersinggung, seolah olah saya makan gaji buta,” pungkasnya.

- Advertisement -

Ketika dipertanyakan kepada Kepala UPT Dishub Leuwiliang Ika Sobariah melalui pesan singkatnya (WA), Apakah UPT Dishub punya kewenangan untuk memperbaiki sarana dan prasarana (perbaikan lampu di tpas galuga milik kota), sementara disana kan ada teknisi dibidangnya, Ika menjawab

“Iya pak boleh kita perbaiki, tapi cuma jasanya kalau barang komponennya dari kota, kita hanya teknisinya saja, karena kita diminta bantuan,” ujarnya.

Ketika ditanya siapa yang meminta bantuan perbaikan kepada UPT Dishub Leuwiliang, Ika Sobariah tidak menjawab.

- Advertisement -

(Ipay)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pedestrian Cikempong Banjir, Ketua Dewan Minta Komisi III Cek Lapangan

CIBINONG - Hujan yang mengguyur wilayah Cibinong dan sekitarnya sebabkan jalan Kolonel Edi Yoso, Cikempong, Pakansari tergenang bagaikan kolam...

Berita Terkait
publikbicara.com