Pelatih Inter Ungkap Alasan Kenapa Eriksen Jarang Dimainkan

Berita Populer

Hujan Es, Empat Pohon Tumbang di Leuwiliang

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang robohkan sedikitnya 4 pohon tumbang di jumlah wilayah di Desa Cibeber 2,...

Kabar Duka Dunia Hiburan, Rina Gunawan Meninggal Dunia

JAKARTA - Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan. Artis Rina Gunawan meninggal dunia. Berita tersebut dibenarkan oleh manager...

Sejumlah Wilayah di Kecamatan Leuwiliang Diterpa Angin Puting Beliung

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang juga melanda Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang pada, Senin sore (01/03/2021) merobohkan beberapa...

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Satu Rumah Ambruk Diterjang Angin Kencang di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Rumah milik keluarga Muhammad Ali yang berlokasi di Kampung Cirangkong RT 16 RW 05, Desa Cemplang, Kecamatan...
- Advertisement -

Milan – Waktu bermain Christian Eriksen di Inter Milan begitu terbatas. Pelatih Inter, Antonio Conte, mengungkap alasan kenapa Eriksen jarang dimainkan.
Eriksen gabung Inter pada bursa transfer Januari 2019 dari Tottenham Hotspur. Nerazzurri menebus gelandang internasional Denmark itu senilai 17,5 juta paun.

Namun, karier Eriksen di Italia tak berjalan sesuai ekspektasi. Dia kesulitan mendapatkan kepercayaan dari Conte dan lebih sering jadi cadangan.

Pada musim 2020/2021, Eriksen baru tujuh kali tampil di semua kompetisi dengan total waktu bermain 301 menit. Dari tujuh pertandingan itu, Eriksen hanya jadi starter sebanyak empat kali.

- Advertisement -

Situasi tersebut diakui Eriksen tak sesuai dengan harapannya. “Ini bukan yang saya impikan. Saya kira semua pesepakbola ingin main sesering mungkin. Duduk di bangku cadangan tidak pernah menyenangkan, tapi pelatih yang memutuskan siapa yang main,” kata Eriksen beberapa waktu lalu.

Conte mengaku segala keputusan yang diambilnya adalah untuk kebaikan tim. Menurutnya, pemain harus berguna untuk proyek yang tengah ia jalankan di Inter.

“Semua pilihan yang saya buat selalu dan hanya untuk kebaikan Inter, bukan untuk satu pemain saja,” ujar Conte kepada Gazzetta dello Sport.

- Advertisement -

“Pemain harus berguna untuk gagasan dan proyek agar kompetitif di level nasional dan internasional.”

“Pemain modern harus cepat, kuat, dan tahan banting. Saya tidak menganggap teknik kalau Anda gabung klub seperti Inter,” kata Conte.

Sejak gabung Inter pada Januari 2019, Christian Eriksen mencatatkan 33 kali penampilan di semua kompetisi. Gelandang berusia 28 tahun itu membukukan empat gol dan tiga assist.

- Advertisement -

Masa depan Eriksen di Inter pun mulai jadi spekulasi meski ia masih terikat kontrak sampai 2024. Ada kabar yang menyebut kalau Paris Saint-Germain memantau situasi Eriksen.

Sumber:Detik

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Berita Terkait
publikbicara.com