Karena Lahir Dimasa Pandemi, Bayi Jerapah Ini Diberi Nama Corona

Berita Populer

Polres Bogor Ciduk Satu Pelaku Penipuan Program Fiktif

CIBINONG-Kepolisian resort Bogor berhasil meringkus satu pelaku penipuan program fiktif gebyar britama kepada satu nasabah bank BRI inisial SS...

Kominfo RI Bersama Anton Suratto Gelar Webinar Kewirusahaaan UMKM Melalui IT

BOGOR - Sebanyak 200 pelaku wirausaha di Kabupaten Bogor, Senin (19/4) kemarin sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan Webinar yang...

Harga Mentimun Naik, Petani Untung

CIBUNGBULANG - Bulan Ramadhan kebutuhan mentimun meningkatkan, dampaknya harga mentimiun di pasar Trandisional melojak naik hingga Rp 3 Ribu...

PKB Bagikan Takjil Kepada Masyarakat Hasil Beli dari Pedagang Kecil di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Sekertaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukmanudin Ar Rasyid bersama Pengurus PAC...

Wanhai : Daerah Otonomi Baru Bukan Sekedar Gaungan Semata

CIBINONG-- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi mengatakan bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) itu bukan hanya sekedar...
- Advertisement -

Pasuruan – Seekor bayi jerapah lahir di Taman Safari Indonesia (TSI) 2 di Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Kehadiran bayi ini menambah koleksi satwa leher panjang di sana. Lahir di masa pandemi COVID-19, bayi jerapah itu diberi nama Corona.

Bayi jerapah tersebut masih dirawat pihak manajemen. Meski usianya sudah hampir tiga bulan, namun masyarakat belum diizinkan melihat dari dekat. “Masih dalam masa karantina,” ujar keeper jerapah, Akhmad Nurkholis.

Sedangkan induk jerapah juga terus diberi makan di TSI yang berlokasi di Desa Jatiroto, Kecamatan Prigen, ini. Si Corona pun terlihat lengket bersama indukan di kandang karantina.

- Advertisement -

Menurut Akhmad Nurkholis, satwa yang nama latinnya giraffa camelopardalis ini lahir dari pasangan pejantan Dhafi dan indukan Niken melalui proses normal dengan masa buntingan 14 bulan.

Rencananya, Corona akan bergabung dengan habitat jerapah di wahana zona afrika setelah berumur tujuh bulan. Saat ini, koleksi jerapah di TSI sebanyak sembilan ekor.

Sumber : Sindo

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

10 Hal Makruh Dalam Berpuasa

JAKARTA -- Selama menjalankan ibadah puasa, umat Islam wajib mengetahui hal yang makruh saat puasa Ramadan agar ibadah yang...

Berita Terkait
publikbicara.com