Korban Laka Motor Versus Damri, Meninggal Dunia

Berita Populer

Ketua DPC Kabupaten Bogor Anton Sebut KLB Deli Serdang Ilegal dan Abal Abal

BOGOR - Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H. Anton Sukartono Suratto, menolak dengan tegas perhelatan Kongres Luar Biasa (KLB)...

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Sparepart Handphone Naik Karena Corona

Kemang - Pasca pemerintah menghentikan sementara ekspor - impor dari negara Cina karena virus Corona harga sparepart handphone naik....

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nanggung Tanami Pohon Pisang Di Tengah Jalan

NANGGUNG-Kurang perhatian pemerintah Jalan Kabupaten Curugbitung-Malasari membuat warga sekitar kesal sehingga menanami pohon pisang dan pohon pepaya di tengah...

Bupati Bogor Bagi Penghargaan, Honor Nakes Sempat Telat Dua Bulan

CIBINONG-Bupati Bogor, Ade Yasin memberikan apresiasi kepada 200 orang mulai dari Kepala Desa hingga RT/RW, Babinsa dan Babinkamtibmas se...
- Advertisement -

LEUWISADENG – Usai menjalani perawatan intensif di RSUD Leuwiliang,
Nining Damayanti Warga Kampung Sinarjaya, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng meninggal dunia di RSUD Leuwiliang, sekitar pukul 06:00 WIB, pada Jumat (9/10).

Kabar duka tersebut di sampaikan
Ketua Rw 04, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng.

Sebelum tragedi maut, korban yang hendak membelikan makanan favorit keluarganya di rumah makan Angin Seroja. Bukannya makanan yang di dapat, namun berita duka datang. Sepeda motor yang dikendarai Nining berbenturan dengan Bus Damri yang melaju dari arah Nanggung menuju Leuwiliang.

- Advertisement -

Sedangkan, tubuh Neneng terpental hingga ke Bahu Jalan. Korban yang menderita luka di bagian kepala sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Leuwiliang. Namun, nyawanya tak tertolong.

“Almarhumah langsung di makamkan oleh pihak keluarga di pemakaman umum TPU Kampung Sinarjaya sebelum sholat jumat,” ungkap Ketua Rw 04 Udin.

Ditempat yang sama, Suami korban Ryan Hadi mengatakan, almarhumah meninggalkan empat orang anak.

- Advertisement -

“Saat itu memang istri saya hendak membeli makan di rumah makan seroja, dan memang tadi saya yang menunggu di RSUD, pas saya tinggal makan sebentar kemudian saya dipanggil dokter dan dikabarkan sudah tidak ada,” katanya.

Sementara itu, Pengawas Damri Setyio yang datang ke rumah duka didampingi Anggota Satuan Unit Lalulintas Polsek Leuwiliang menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga.

- Advertisement -

“Pertama menyampaikan ucapan duka kita sedalam-dalamnya atas kejadian yang menimpa korban juga Damri, bahwa ini memang bencana yang kita tidak tahu dan menjadikan kita untuk lebih berhati-hati lagi. Kedua silaturahmi kepada pihak korban sebagai rasa simpati. Pihak Damri akan mengikuti ketentuan, baik dari sisi management ataupun dari sisi kemanusiaan itu, terkait dengan kebijakan lah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Diduga memotong arah, sepeda motor yang dikendarai Neneng Damayanti Warga Kampung Sinarjaya, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng bertabrakan dengan Bus Damri di Jalan Raya Paku Sadeng, sekitar pukul 14:30 WIB.

Korban yang mengalami luka di bagian kepala akibat ditabrak Bus Damri langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang (RSUD) Leuwiliang guna mendapatkan penanganan.

(Fahri)

- Advertisement -

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Sempat Booming Dulu, Kini Gangnam Style Cetak Sejarah di Youtube

JAKARTA - Video musik lagu “ Gangnam Style” milik penyanyi asal Korea, PSY, baru saja mencapai tonggak sejarah baru...

Berita Terkait
publikbicara.com

%d blogger menyukai ini: