28.1 C
Bogor
Jumat, 4 Desember 2020

Alkes Sebanyak 20 Ton dari China Tiba di Bandara Soeta

Berita Populer

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Diduga Dendam Pribadi, Irsad Tewas Dibacok

GUNUNGSINDUR - Diduga dendam pribadi seorang pria Irsad (40) warga Kampung Kreo RT 02, RW 05 Desa Cibadung, Kecamatan...

Excavator Anjlok Dari Safeloader, Jalan Curugbitung Lumpuh

NANGGUNG - Jalan raya Curigbitung, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Pasalnya,...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor...
- Advertisement -

Jakarta — Sebanyak 20 ton alat kesehatan bantuan dari perusahaan asal China untuk menangani wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia tiba di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (27/3). Nantinya didistribusikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke rumah sakit dan fakultas kedokteran.

Berdasarkan laporan dari CNN TV, Alat-alat kesehatan tersebut terdiri dari test kit Covid-19, masker N95, masker bedah, hingga alat pelindung diri seperti baju, kacamata, sarung tangan dan sebagainya.

Alat kesehatan tersebut merupakan bantuan dari perusahaan asal Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia. Pemberian bantuan dikoordinir oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) bekerja sama dengan Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI).

- Advertisement -

Pada kloter pertama, bantuan yang datang sebanyak 20 ton. Diangkut menggunakan pesawat Boeing 777 dan tiba pada Jumat (27/3).

Pada kloter kedua, bantuan sekitar 20 ton lagi akan tiba pada Sabtu (28/3), sehingga total bantuan adalah 40 ton alat kesehatan.

Sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) Kementerian Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan para Donatur sebagian besar adalah Investor yang telah berinvestasi di Indonesia.

- Advertisement -

Butuh 1.500 Dokter Tangani Corona
Para Investor mengirimkan bantuan guna membantu penanganan corona di lingkup nasional dan juga daerah lokal khususnya tempat mereka berinvestasi.

“Dengan demikian, diharapkan penanganan wabah ini dapat berlangsung lebih cepat dan warga dapat kita lindungi, termasuk keselamatan petugas medis yang saat ini berjuang di garis terdepan,” kata Jodi dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3).

Virus corona telah menginfeksi 893 orang di Indonesia hingga Kamis (26/3). Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 78 orang, dengan jumlah yang sembuh 35 orang.

- Advertisement -

Sumber:cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

JBB Peduli, Santuni Puluhan Anak Yatim

CIBUNGBULANG - Sejumlah Wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Bogor Barat (JBB) menggelar bakti sosial dengan membagikan santunan kepada puluhan...

Pakar Imunisasi : Minta Masyarakat Indonesia Tiru Thailand Berhasil Putus Mata Rantai Covid-19

JAKARTA -- Pakar Imunisasi Elizabeth Jane Soepardi meminta masyarakat Indonesia mencontoh negara yang sudah berhasil memutus mata rantai penyebaran virus corona. "Ini sudah terbukti di...

Excavator Anjlok Dari Safeloader, Jalan Curugbitung Lumpuh

NANGGUNG - Jalan raya Curigbitung, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Pasalnya, Alat berat excavator itu anjlok...

Ketum NasDem Negatif Covid-19 Setelah dirawat di RSPAD

JAKARTA -- Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (SP) sudah dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani perawatan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto,...

Kepala DPKPP Mangkir Dalam Sidang Kasus OTT, Reaktif Covid kah?

BOGOR-Sidang lanjutan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor yang dilakukan tanggal 3 Maret 2020 oleh...

Berita Terkait
publikbicara.com