25 C
Bogor
Selasa, 26 Januari 2021

Pangkoarmada 1 Pimpin Langsung SAR Pesawat Sriwijaya SJ 182

Berita Populer

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor Meninggal Dunia Karena Covid-19

JAKARTA - Kabar duka datang dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor meninggal...

Dugaan Pemotongan Dana Bantuan Bencana, Ini kata PJS Kades Harkat Jaya

SUKAJAYA - PJS Kepala Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya angkat bicara perihal adanya dugaan pemotongan bantuan bencana dari BPBD Kabupaten...

Kritik Bupati “Mohon maaf jalan sedang diperbaiki, tapi bohong”

BOJONGGEDE - Di Kabupaten Bogor, Jawa barat selalu ada hal yang unik mengkritik Pemerintah. Seperti warga Pabuaran, Kecamatan Bojong...

Diduga Disunat, Warga Harkat Jaya Pertanyakan Nominal Bantuan Bencana

SUKAJAYA - Warga Kampung Cikaung, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya penerima bantuan rehabilitasi rumah warga terdampak bencana alam yang terjadi...

Pemdes Leuwiliang Bongkar Puluhan Warung Dekat Terminal Diduga Dijadikan Warem

LEUWILIANG --Dibantu Anggota Pol PP Kecamatan pemerintah Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Minggu (24/1/2021) membongkar puluhan warung dekat kawasan Terminal...
- Advertisement -

JAKARTA – Panglima Koarmada 1 Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. memimpin langsung pencarian Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak pada Sabtu pukul 14.40 WIB pekan lalu dan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kamis (14/1/21)

“Sejak Operasi SAR ini dibuka oleh Basarnas, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) serta tim Penyelam TNI AL yang terdiri dari Komando Pasukan Katak (Kopaska), Intai Amfibi Marinir (Taifib) dan Penyelam Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I untuk membantu pencarian pesawat tersebut”

“Unsur-unsur KRI TNI Angkatan Laut membantu Basarnas yang tergabung dalam Tim Gabungan untuk melakukan Search and Resque (SAR) Pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang dilaporkan lost contact,” kata Pangkoarmada 1.

- Advertisement -

“Sesuai arahan Kasal, Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M. yang memberikan semangat dan dukungan penuh kepada seluruh prajurit di lapangan dengan meninjau langsung proses pencarian di lokasi, TNI AL langsung mengerahkan KRI dari Komando Armada I, KRI Teluk Teluk Gilimanuk-531 yang mengangkut Tim Penyelam TNI AL untuk membantu pelaksanaan Operasi SAR yang digelar oleh Basarnas,” Jelasnya.

“Kemudian, KRI R.E. Martadinata-331, KRI Tjiptadi-381, KRI Teluk Cirebon-543, KRI Parang-647, KRI Kurau-856, KRI Tenggiri-865, KRI Cucut-886, serta Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) Denjaka, Kopaska, Taifib dan Dislambair juga membantu melakukan pencarian di tempat jatuhnya pesawat SJ 182,” lanjut Pangkoarmada I.

Selain Itu, TNI AL mengerahkan KRI Rigel-933 yang merupakan kapal survei hidro-oseanografi yang memiliki beragam perlengkapan canggih dengan kategori multipurpose research vessel (MPRV).
Secara umum, dalam misi SAR bawah laut, KRI Rigel-933 menggunakan empat alat yang dioperasikan bergantian, yakni multibeam echosounder, magnetometer, side scan sonar, dan ROV.

- Advertisement -

Tercatat dari hari pertama, Tim Gabungan SAR berhasil mengevakuasi bagian tubuh korban dan serpihan pesawat. Pada Selasa (12/1) petang, salah satu bagian dari kotak hitam yakni Flight Data Recorder (FDR) atau rekaman data penerbangan telah ditemukan tim Gabungan Penyelam dari TNI Angkatan Laut dan sudah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. di Dermaga JICT, Jakarta. Tersisa Voice Cockpit Recorder (VCR) atau rekaman pembicaraan pilot yang masih dilakukan pencarian.

Berdasarkan data manifest, pesawat jenis Boeing 737-500 yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

“Misi pencarian ini merupakan misi kemanusiaan, pencarian tetap kita fokuskan terhadap korban, apapun yang kita temui di bawah selalu diupayakan untuk diangkat. Terhadap Voice Cockpit Recorder (VCR) ada tim khusus yang tetap mengupayakan pencarian juga,” pungkas Pangkoarmada I.

- Advertisement -

(Fahri/Tyo)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Mendag Isyaratkan Perdagangan RI Tahun Lalu Terseok-seok

JAKARTA -- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengisyaratkan perdagangan RI pada tahun lalu terseok-seok. Ibarat kata, mengikuti lomba lari jarak...

Ahli Kesehatan Khawatir Ancaman Virus Nipah Jadi Pandemi Berikutnya

JAKARTA -- Para ahli kesehatan di dunia khawatir dengan ancaman virus Nipah sebagai pandemi berikutnya setelah Covid-19 yang masih berlangsung. Berikut gejala virus Nipah,...

Pesan Berantai Soal Vaksin Covid-19 Sinovac Bisa Rusak Otak Adalah Hoaks

JAKARTA -- Beredar pesan berantai bahwa vaksin Covid-19 asal Sinovac yang dipakai Indonesia dan sudah disuntikkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbahaya karena bisa...

Pengurus Katar Cibungbulang Resmi dikukuhkan

CIBUNGBULANG - Setelah dilantik, pengurus Karang Taruna (Katar) Kecamatan Cibungbulang melakukan pengukuhan anggota masa bakti 2021-2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Cibungbulang, Selasa...

Usai Dilantik Jokowi, Komjen Listyo Gelar Upacara Sertijab

JAKARTA - Polri mengatakan Komjen Listyo Sigit Prabowo akan melaksanakan upacara tradisi serah terima Panji Polri Tribrata di ruang Rupatama Mabes Polri, usai dilantik...

Berita Terkait
publikbicara.com