Diduga Depresi, Warga Ciampea Ditemukan Gandir

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Sidang Kasus Suap Iryanto, Saksi Ahli Nyatakan Ada Upaya Penjebakan

BANDUNG - Kasus dugaan suap yang menjerat Iryanto yang saat itu ia menjabat sebagai Sekertaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman...
- Advertisement -

CIAMPEA-Diduga depresi, seorang warga Kampung Warung Borong RT 01/01 Desa Bojong Rangkas Kecamatan Ciampea nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Bahkan, pihak kepolisian sektor Ciampea langsung mengevakuasi setelah mendapat laporan dari masyarakat.

Kronologi kejadian pukul 13.30 warga sekitar digegerkan penemuan korban gantung diri atas nama Endang (Ramon), korban diduga nekat mengakhiri hidupnya akibat mempunyai penyakit berkepanjangan atau depresi. Setelah mendapat laporan, pihak Polsek langsung melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengumpulkan data dari saksi dan keluarga.

“Pada saat ditemukan korban mengenakan pakaian kaos warna hitam celana panjang jeans warna biru, tambang di bagian leher serta diikatkan ke kayu penahan rumah,” kata Kapolsek Ciampea AKP Andri Alam kepada wartawan kemarin.

- Advertisement -

Menurut keterangan saksi, bahwa korban tersebut ditemukan sudah tergantung di belakang pintu dapur. Dugaan sementara karena mempunyai penyakit yang sudah lama belum kunjung sembuh.

“Korban hidup sebatang kara dan mengalami depresi. Bahkan, sebelumnya juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meminum cairan baigon tetapi tidak meninggal,” tambahnya

(Dzikri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Berawal Cekcok di Medsos, Dua Pria Berkelahi Hingga Tewas

JAKARTA -- Seorang pria berinisial FS (22) tewas dibacok dalam perkelahian di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (28/2)....

Berita Terkait
publikbicara.com