28.3 C
Bogor
Senin, 18 Januari 2021

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

Berita Populer

Deretan Proyek Tidak Selesai Pemkab Bogor di Tahun Anggaran 2020

BOGOR - Banyaknya proyek di Kabupaten Bogor tahun anggaran 2020 yang tidak selesai dikerjakan hingga akhir tahun, bahkan beberapa...

Hati-hati Berkendara di Sepanjang Jalan Tegar Beriman !

BOGOR-Jalan raya Tegar Beriman yang terbentang dari lampu merah Cibinong City Mall (CCM) hingga pertigaan Bojong Gede depan jalur...

Aan Triana : Perencanaan Jadi Faktor Utama Proyek Pemkab Bogor Banyak Masalah

CIBINONG - Tahun anggaran 2020 menjadi sebuah anomali di perjalanan pembangunan berbagai sektor di Kabupaten Bogor, badai pandemi Covid-19...

Bayi Fira Akhirnya Dirawat Di RSUD Cibinong

CIBINONG - Dedeh Farida ibunda dari bayi Fira merasa bersyukur pasalnya, kini banyak perhatian dari berbagai pihak, tidak kurang...

Kebutuhan Ruang Rawat Kritis, Pembangunan RSUD Ciawi Belum Selesai

BOGOR - Ditengah pandemi Covid 19 dan musim pancaroba sehingga kebutuhan ruang rawat rumah sakit (RS) menjadi hal yang...
- Advertisement -

BOGOR – Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan
perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau Covid-19.

Kepala Desa (Kades) Bantarsari Lukmanul Hakim menuturkan, kegitan tersebut bertujuan mengingat perlunya dan, ditingkatnya pengetahuan pemerintah desa mengenai teknis perancangan peraturan desa. Baik dari sisi UU yang sudah ditetapkan dan diberlakukan.

“Kemudian ditambah lagi Indonesia sedang mengalami pandemi Covid-19, dan untuk dapat menangani wabah ini secara maksimal dibutuhkan kepastian hukum dalam yang diatur melalui peraturan desa,” katanya.

- Advertisement -

Adapun, kata Lukman, kegiatan ini dihadiri oleh 24 orang yang terdiri dari Perangkat Desa Bantarsari, Desa Bantarjaya, Desa Candali, dan Desa Cimulang. Beberapa perangkat desa tersebut terdiri dari kepala desa, pegawai desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Alhamdulilah, pelaksanaan pelatihan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan menarik dan interaktif,” jelasnya.

Para peserta, lanjut Lukman, dalam kegiatan ini juga terlihat sangat antusias. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan. Para peserta juga tak segan menceritakan permasalahan desa mengenai perancangan peraturan desa dan juga penanganan covid-19 di desa masing-masing.

- Advertisement -

“Antusiasme ini diharapkan juga dapat menyebar ke desa lainnya di seluruh Indonesia. Hal ini mengingat pentingnya keberadaan peraturan desa dalam rangka menciptakan kepastian hukum dalam tatanan masyarakat desa,” imbuhnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

TNI AL Distribusikan Logistik untuk Korban Gempa Sulawesi Barat

JAKARTA - TNI Angkatan Laut bantu pendistribusian bantuan logistik untuk korban gempa di Pulau Karampuang, Mamuju, Sulawesi Barat. Senin...

5 Fakta Celine Evangelista Yang Dikabarkan Retak Rumah Tangganya Dengan Stefan William

JAKARTA - Celine Evangelista Monika Maureen Ricci yang lebih dikenal dengan Celine Evangelista adalah seorang model dan aktris asal Indonesia. Wanita kelahiran Roma, Italia...

Pelanggan PLN Keluhkan Tagihan Listrik Sampai Rp68 Juta

JAKARTA -- Seorang pelanggan listrik PT PLN (Persero) mengeluh karena tagihan listrik melambung menjadi Rp68 juta. Merasa terjadi kesalahan, pelanggan tersebut pun menuangkan keluhannya...

PPKM Jawa-Bali, Pelantikan pengurus Karang Taruna Desa Ciampea ditangguhkan

CIAMPEA - Pelantikan Karang taruna Desa Ciampea yang rencananya akan digelar pada Rabu, 20 Januari 2021 ditangguhkan. Pasalnya, ditangguhkan nya pelantikan Karang taruna tersebut...

TNI AL Tembus Daerah Terisolasi Banjir di Kalimantan Selatan

JAKARTA - Tim Search and Rescue (SAR) Banjir TNI Angkatan Laut untuk Provinsi Kalimantan Selatan menyisir daerah-daerah terisolasi yang terkena musibah banjir,...

Berita Terkait
publikbicara.com