FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

Berita Populer

Aksi Pencurian Kambing Digagalkan Warga

LEUWISADENG - Saat warga sedang melaksanakan ibadah sholat tarawih, kawanan maling beraksi hendak mencuri kambing milik warga di...

Diduga Konsleting Listrik, Bangunan Ponpes di Cigudeg Terbakar

CIGUDEG - Diduga akibat konsleting listrik sebuah bangunan pondok pesantren milik ustad Dodi di kampung susukan, Desa Banyuwangi, Kecamatan...

Ada Perbaikan di Jalan Raya Cigudeg, Arus Lalin Macet

CIGUDEG - Ruas jalan raya Cigudeg-Jasinga sedang dilakukan pengerjaan pengecoran jalan di kilometer 38, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor sebabkan...

Camat Leuwisadeng Minta Warga Tingkat Siskamling

LEUWISADENG - Adanya aksi kawanan pencurian di wilayah Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor yang berhasil di gagalkan oleh warga di...

Mendag Bakal Perketat Perdagangan E-Commerce Yang Nakal

JAKARTA -- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan pihaknya tengah menyiapkan regulasi untuk mengatur dan memperketat perdagangan e-commerce. Ini dilakukan...
- Advertisement -

BOGOR – Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan
perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau Covid-19.

Kepala Desa (Kades) Bantarsari Lukmanul Hakim menuturkan, kegitan tersebut bertujuan mengingat perlunya dan, ditingkatnya pengetahuan pemerintah desa mengenai teknis perancangan peraturan desa. Baik dari sisi UU yang sudah ditetapkan dan diberlakukan.

“Kemudian ditambah lagi Indonesia sedang mengalami pandemi Covid-19, dan untuk dapat menangani wabah ini secara maksimal dibutuhkan kepastian hukum dalam yang diatur melalui peraturan desa,” katanya.

- Advertisement -

Adapun, kata Lukman, kegiatan ini dihadiri oleh 24 orang yang terdiri dari Perangkat Desa Bantarsari, Desa Bantarjaya, Desa Candali, dan Desa Cimulang. Beberapa perangkat desa tersebut terdiri dari kepala desa, pegawai desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Alhamdulilah, pelaksanaan pelatihan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan menarik dan interaktif,” jelasnya.

Para peserta, lanjut Lukman, dalam kegiatan ini juga terlihat sangat antusias. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan. Para peserta juga tak segan menceritakan permasalahan desa mengenai perancangan peraturan desa dan juga penanganan covid-19 di desa masing-masing.

- Advertisement -

“Antusiasme ini diharapkan juga dapat menyebar ke desa lainnya di seluruh Indonesia. Hal ini mengingat pentingnya keberadaan peraturan desa dalam rangka menciptakan kepastian hukum dalam tatanan masyarakat desa,” imbuhnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Konsleting Listrik, Bangunan Ponpes di Cigudeg Terbakar

CIGUDEG - Diduga akibat konsleting listrik sebuah bangunan pondok pesantren milik ustad Dodi di kampung susukan, Desa Banyuwangi, Kecamatan...

Berita Terkait
publikbicara.com