Besok, Ridwan Kamil Akan Neken UMK Jabar

Berita Populer

Ketua DPC Kabupaten Bogor Anton Sebut KLB Deli Serdang Ilegal dan Abal Abal

BOGOR - Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H. Anton Sukartono Suratto, menolak dengan tegas perhelatan Kongres Luar Biasa (KLB)...

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Sparepart Handphone Naik Karena Corona

Kemang - Pasca pemerintah menghentikan sementara ekspor - impor dari negara Cina karena virus Corona harga sparepart handphone naik....

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nanggung Tanami Pohon Pisang Di Tengah Jalan

NANGGUNG-Kurang perhatian pemerintah Jalan Kabupaten Curugbitung-Malasari membuat warga sekitar kesal sehingga menanami pohon pisang dan pohon pepaya di tengah...

Bupati Bogor Bagi Penghargaan, Honor Nakes Sempat Telat Dua Bulan

CIBINONG-Bupati Bogor, Ade Yasin memberikan apresiasi kepada 200 orang mulai dari Kepala Desa hingga RT/RW, Babinsa dan Babinkamtibmas se...
- Advertisement -

JAKARTA — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan akan meneken upah minimum kota/kabupaten (UMK) pada Sabtu (21/11) besok. Kepastian ia ungkapkan usai melakukan audiensi dengan gabungan serikat pekerja/buruh tingkat Provinsi Jabar via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (19/11) malam.

“Sudah ada komitmen saya di mana agenda 20 November formalitas pengecekan rekomendasi UMK Kabupaten/Kota 2021 yang masuk ke Dewan Pengupahan Jabar, kemudian pada 21 November pagi hari saya akan menandatangani surat keputusan, dengan keputusan yang seadil-adilnya,” kata Emil, Jumat (20/11).

Emil menyatakan pihak Pemprov Jabar berkomitmen untuk menghormati hasil musyawarah Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota di Jabar soal rekomendasi UMK 2021.

- Advertisement -

“Komitmen Gubernur Jabar akan menghormati dan cenderung menyetujui apa yang sudah dimusyawarahkan oleh Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota Wilayah Jabar,” kata dia.

Emil melaporkan sampai Kamis (19/11), ada beberapa wilayah yang belum mengirimkan nilai rekomendasi UMK kepada Dewan Pengupahan Provinsi Jabar.

“Di antaranya Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Pangandaran,” ucapnya.

- Advertisement -

Emil pun mengajak seluruh pimpinan serikat buruh di Jabar untuk menyampaikan aspirasi melalui perwakilan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal itu harus dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menjadi kluster penularan covid-19.

“Mengajak kepada seluruh pimpinan dan pengurus serikat pekerja dan serikat buruh tidak melaksanakan aksi demo pengawalan 20 dan 21 November (penetapan UMK) dengan pertimbangan situasi Covid-19,” ucapnya.

Dalam audiensi tersebut, gabungan serikat pekerja tingkat Provinsi Jabar mengeluarkan surat bernomor 006/SP/SB/JB/XI/2020 tentang Pembatalan Aksi Unjuk Rasa.

- Advertisement -

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian yang telah memfasilitasi pertemuan dengan Bapak Gubernur (Jabar) sehingga apa yang menjadi keluhan kami dapat tersampaikan, dan Bapak Gubernur telah menanggapinya secara baik dan sesuai harapan bersama,” isi surat tersebut.

Sumber:Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Sempat Booming Dulu, Kini Gangnam Style Cetak Sejarah di Youtube

JAKARTA - Video musik lagu “ Gangnam Style” milik penyanyi asal Korea, PSY, baru saja mencapai tonggak sejarah baru...

Berita Terkait
publikbicara.com