Bima Arya Batasi Penggunaan Styrofoam Untuk Wadah Makanan

Berita Populer

- Advertisement -

BOGOR-Wali Kota Bogor, Bima Arya bakal mengatur penggunaan styrofoam untuk wadah makanan di Kota Bogor.

Hal itu tercetus setelah Bima Arya melakukan ekspedisi menyusuri Sungai Ciliwung menggunakan perahu karet Kamis (29/10).

Di setiap titik yang terlihat penumpukan sampah, rombongan yang terdiri dari enam perahu karet ini berhenti melakukan pembersihan dibantu petugas DLH yang sudah siap dengan peralatan lengkap.

- Advertisement -

Hasilnya, sampah yang terkumpul dari susur Ciliwung sepanjang 2 kilometer sebanyak 100 karung atau tiga mobil pickup.

“Yang paling banyak sampah rumah tangga, sampah masker juga banyak. Tapi dominasi sampah styrofoam. Saya sedang mewacanakan membuat kebijakan bagaimana kita melakukan pengaturan penggunaan sampah styrofoam. Kita akan kaji dulu. Setelah kita mengeluarkan kebijakan pembatasan penggunaan sampah plastik, selanjutnya styrofoam,” ungkap Bima dalam keterangan resminya, Jumat (30/10).

Baca Juga :  Moment Idul Adha, Dadeng Wahyudi Bagikan Alat Penyemprot Disinfektan Sembako dan Hewan Kurban

Lanjutnya, secara keseluruhan titik penumpukan sampah relatif berkurang. Namun ia menegaskan lebih banyak sampah yang dibawa dari hulu, dan mayoritas jenisnya styrofoam.

- Advertisement -

“Ini juga satu program yang sudah rutin dilakukan oleh Satgas Naturalisasi Ciliwung. Relatif sudah lebih berkurang titik sampahnya karena intensitas dari satgas yang rajin turun patroli serta edukasi ke warga,” jelasnya.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Bagikan Hewan Qurban Kepada Masyarakat Desa Batok Kecamatan Tenjo

Diketahui, penyusuran sungai dimulai di bawah Jembatan Satu Duit, Warung Jambu, Bogor Utara dan mengarungi lintasan sekitar 2 kilometer menuju Delta di kawasan Sukaresmi, Tanah Sareal.

Tampak ikut mengarungi Ciliwung, antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Deni Wismanto, Kepala BPBD Kota Bogor Priyatna Syamsah, Camat Bogor Utara Marse Hendra Saputra, Camat Tanah Sareal Sahib Khan, Koordinator Komunitas Peduli Ciliwung (KPC), dan anggota Satgas Naturalisasi Ciliwung Kota Bogor.

Baca Juga :  Puluhan Warga Datangi Kantor Desa Bojong Rangkas, Keluhkan Galian Tanah
- Advertisement -

Menurut Bima, kegiatan ini merupakan ekspedisi khusus di long weekend sebagai salah satu langkah antisipasi mewaspadai bencana. Karena menurut data BMKG, cuaca sedang tidak menentu dan intensitas hujan sangat tinggi, khususnya di akhir pekan ini.

Selain fokus operasi sampah, Bima Arya dan rombongan ekspedisi juga melakukan observasi terhadap bangunan-bangunan liar yang berdiri di sempadan sungai.

Bima Arya kemudian menginstruksikan aparatur wilayah, yakni Camat dan Lurah untuk menertibkan karena selain membahayakan warga, juga lingkungan.

“Ada beberapa bangunan liar yang menjorok ke sempadan sungai memang tidak mudah mengawasi ini tetapi nanti akan ditertibkan oleh aparatur wilayah. Termasuk tadi ada pabrik tahu di pinggir sungai dan limbahnya dibuang ke situ,” tukasnya.

sumber:Metropolitan

- Advertisement -
Bogor
broken clouds
24.7 ° C
24.9 °
23.5 °
90 %
1.4kmh
83 %
Sab
30 °
Ming
31 °
Sen
32 °
Sel
31 °
Rab
31 °

Berita terbaru

Bikin Celaka Oli Bekas Diangkut Truk Berceceran di Jalan Raya Leuwisadeng

LEUWISADENG - Sejumlah pengendara roda 2 yang melintasi di Jalan Raya Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng terjatuh akibat licinnya jalan...

Berita Terkait
publikbicara.com