Beranda Daerah Hujan Deras Picu Longsor di Desa Malasari

Hujan Deras Picu Longsor di Desa Malasari

Salah satu titik akses jalan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, tertutup material longsor akibat hujan deras. Dok: warga setempat.

Publikbicara.com – Menjelang peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, dua titik akses jalan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, tertutup material longsor akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut, Sabtu (16/5/2026) dini hari.

Longsor terjadi di wilayah Kramat dan Jengkol, yang merupakan jalur utama menuju Nyungcung. Material tanah dan bebatuan sempat menutup badan jalan sehingga menghambat aktivitas warga.

Sekretaris Desa Malasari, Uchu, mengatakan longsor dipicu hujan berintensitas tinggi yang berlangsung cukup lama sejak malam hari.

“Kejadiannya malam waktu hujan deras cukup lama,” kata Uchu saat dihubungi, Sabtu.

Menurut dia, penanganan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan warga dan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU). Untuk sementara, kendaraan roda dua masih dapat melintas melalui jalur alternatif.

“Yang di Kramat ke arah kampung sempat tertutup, tapi sekarang sudah bisa dilalui. Itu dibuka secara manual oleh warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, alat berat saat ini masih difokuskan untuk membersihkan material longsor di titik Jengkol yang lebih dulu terjadi dan dinilai lebih parah.

“Nanti setelah penanganan di Jengkol selesai, alat berat dari PU akan bergeser ke Kramat,” katanya.

Berkat kerja bakti warga, akses di wilayah Kramat kini sudah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Alhamdulillah untuk di Kramat sekarang mobil dan motor sudah bisa lewat, hasil kerja bakti warga,” ucapnya.

Meski akses mulai pulih, Pemerintah Desa Malasari meminta perhatian pemerintah daerah untuk membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) di sepanjang jalur rawan longsor tersebut.

READ  Sekda Bogor Paparkan Inovasi Ketahanan Pangan di Penjurian I-SIM 2025

“Ini jalan kabupaten, kami berharap ada pembangunan TPT agar lebih aman,” tutur Uchu.

Diketahui, Desa Malasari sendiri direncanakan menjadi pusat perayaan Hari Jadi Bogor ke-544 pada 3 Juni 2026 mendatang. Sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Bogor, dijadwalkan hadir dan menginap di kawasan tersebut.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakTanpa Bojan Hodak dan Empat Pilar Asing, Persib Tantang PSM di Parepare
Artikulli tjetërNanggung Bersolek Sambut HJB Bogor, Kepala Desa Turun Langsung Bersihkan Jalan