Beranda Daerah Panen Raya Jagung Nasional, Prabowo Kemudikan Langsung Combine Corn Harvester

Panen Raya Jagung Nasional, Prabowo Kemudikan Langsung Combine Corn Harvester

Presiden Prabowo Subianto melakukan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Foto: BPMI Setpres/Cahyo.

Publikbicara.com – Presiden Prabowo Subianto turun langsung memanen jagung dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di berbagai daerah.

Dalam kegiatan itu, Presiden Prabowo tidak hanya menyaksikan proses panen, tetapi juga mengendarai langsung alat pertanian modern jenis Combine Corn Harvester bersama para petani. Aksi tersebut menarik perhatian masyarakat dan peserta yang hadir karena menunjukkan dukungan pemerintah terhadap modernisasi sektor pertanian nasional.

Hamparan lahan jagung yang telah menguning menjadi lokasi panen raya serentak yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pemerintah pusat dan daerah, unsur TNI-Polri, kelompok tani, hingga pelaku sektor pangan nasional.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya menyampaikan bahwa panen raya jagung kuartal II tahun 2026 dilaksanakan di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung.

Menurut Kapolri, sebagian hasil panen tersebut juga akan memasuki pasar ekspor.

“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi-Babang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” ungkap Sigit dikutip dari laman resmi BPMI Setpres.

Secara khusus di Kabupaten Tuban, panen raya dilakukan di atas lahan seluas 101,5 hektare yang merupakan kawasan perhutanan sosial. Lahan tersebut dikelola oleh sejumlah kelompok, di antaranya KTH Wonolestari, LMDH Jenggolomanik, LMDH Wonomoyo, serta lahan milik PT Semen Indonesia.

READ  Lawan Krisis Iklim, Pemkab Bogor Genjot Program Hutan Kota Serentak

Dari total lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton jagung. Seluruh hasil panen nantinya akan disalurkan ke Perum Bulog guna memperkuat cadangan pangan pemerintah sekaligus menjaga stabilitas pasokan nasional.

Pemerintah menilai panen raya jagung serentak menjadi langkah konkret dalam memperkuat swasembada pangan nasional.

Selain meningkatkan produksi pertanian, program tersebut juga diharapkan membuka peluang ekspor, memperkuat koperasi petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui modernisasi alat pertanian di berbagai daerah.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakKamera Pintar ETLE Jadi Senjata Baru Polri Tertibkan Pengendara
Artikulli tjetërKapolda Lampung Ungkap Kronologi Gugurnya Bripka Arya Saat Kejar Pelaku Curanmor