Beranda Daerah Gempa M6,4 Guncang Laut Banda, Getaran Terasa hingga Papua Barat

Gempa M6,4 Guncang Laut Banda, Getaran Terasa hingga Papua Barat

Oplus_131072

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Tengah, Maluku. Dok: BMKG.

Publikbicara.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Tengah, Maluku, Jumat (15/5/2026) dini hari. Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Maluku hingga Papua Barat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 00.53.14 WIB. Episenter berada di laut pada koordinat 6,20 Lintang Selatan dan 130,53 Bujur Timur atau sekitar 214 kilometer barat laut Tanimbar, Maluku Tengah, dengan kedalaman 151 kilometer.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa menengah yang dipicu aktivitas deformasi batuan di dalam Lempeng Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Getaran gempa dilaporkan terasa di sejumlah daerah seperti Saumlaki, Banda, Tual, Dobo, Masela, Sorong, Raja Ampat, Fak-Fak, hingga Kaimana dengan skala intensitas II-III MMI. Warga merasakan getaran nyata di dalam rumah, mirip truk besar yang melintas.

Meski berkekuatan cukup besar, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG.

Hingga pukul 01.16 WIB, BMKG juga belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan atau aftershock.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi, termasuk media sosial dan aplikasi resmi BMKG.(Red).

READ  Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa M 6,2

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakDispora Kejar Renovasi Pakansari Sebelum Timnas Indonesia Tampil di AFF 2026
Artikulli tjetërJembatan Bailey Mulai Dipasang, Akses Warga Antajaya Segera Dipulihkan