Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, memimpin langsung kegiatan Press Release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat). Dok: Humas Polri.
Publikbicara.com – Anggota Ditintelkam Polda Lampung, Bripka (Anumerta) Arya Supena, gugur saat menjalankan tugas setelah ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor di Kota Bandar Lampung. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kapolda Lampung Helfi Assegaf mengungkapkan, korban memergoki aksi pencurian sepeda motor milik warga berinisial NM di depan Toko Yussy Akmal saat sedang bertugas.
Ketika hendak melakukan penangkapan, salah satu tersangka berinisial B alias R melakukan perlawanan sengit dan berusaha merebut senjata api milik korban.
Dalam pergumulan tersebut, pelaku berhasil menguasai senjata api milik Bripka Arya Supena lalu melepaskan tembakan ke arah korban hingga menyebabkan anggota Polri tersebut gugur di lokasi kejadian.
Sementara tersangka lainnya berinisial H diketahui berperan sebagai joki sekaligus pengawas situasi saat aksi pencurian berlangsung. H juga disebut membantu menyembunyikan senjata api milik korban dengan cara menguburkannya di wilayah Pesawaran.
Kapolda Lampung menyebut kedua pelaku akhirnya berhasil diamankan setelah dilakukan pengejaran intensif oleh tim gabungan kepolisian.
Menurut Helfi Assegaf, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur kepada kedua tersangka karena melakukan perlawanan aktif serta membawa senjata api rakitan yang membahayakan keselamatan anggota di lapangan.
“Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 458, Pasal 479, atau Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup,” ujar Helfi dalam Press Release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) seperti dikutip dari laman resmi Humas Polri, Sabtu (16/5).
Kapolda Lampung juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Bripka (Anumerta) Arya Supena dalam menjalankan tugas negara.
“Polri kehilangan salah satu putra terbaiknya yang gugur demi menjaga keamanan masyarakat. Kami memastikan proses hukum terhadap para pelaku berjalan maksimal,” kata Helfi Assegaf.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












