Kritik Bupati “Mohon maaf jalan sedang diperbaiki, tapi bohong”

Berita Populer

Ketua DPC Kabupaten Bogor Anton Sebut KLB Deli Serdang Ilegal dan Abal Abal

BOGOR - Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H. Anton Sukartono Suratto, menolak dengan tegas perhelatan Kongres Luar Biasa (KLB)...

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Sparepart Handphone Naik Karena Corona

Kemang - Pasca pemerintah menghentikan sementara ekspor - impor dari negara Cina karena virus Corona harga sparepart handphone naik....

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nanggung Tanami Pohon Pisang Di Tengah Jalan

NANGGUNG-Kurang perhatian pemerintah Jalan Kabupaten Curugbitung-Malasari membuat warga sekitar kesal sehingga menanami pohon pisang dan pohon pepaya di tengah...

Bupati Bogor Bagi Penghargaan, Honor Nakes Sempat Telat Dua Bulan

CIBINONG-Bupati Bogor, Ade Yasin memberikan apresiasi kepada 200 orang mulai dari Kepala Desa hingga RT/RW, Babinsa dan Babinkamtibmas se...
- Advertisement -

BOJONGGEDE – Di Kabupaten Bogor, Jawa barat selalu ada hal yang unik mengkritik Pemerintah. Seperti warga Pabuaran, Kecamatan Bojong Gede memasang tulisan dijalan Jalan Raya Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor tak kunjung diperbaiki dengan tulisan “Mohon maaf jalan sedang diperbaiki, tapi bohong”.

Dari informasi yang didapat Jalan raya penghubung antara Kabupaten Bogor menuju Depok itu sudah berbulan-bulan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kondisi jalan berlubang dengan kedalaman sekitar 3 cm itu membuat pengendara yang melintas di jalan raya tersebut tidak nyaman. Bahkan kondisi jalan itu tambah parah dengan tekstur bergelombang.

- Advertisement -

Sementara itu, pengendara yang berasal dari arah Depok dan Citayam dapat melihat tulisan peringatan “Pelan-pelan Banyak Orang Puyeng”

Tak hanya itu, pengguna jalan pun disuguhkan dengan pohon pisang lengkap disertai keranjang buah yang diletakkan berdampingan dengan spanduk kritik sosial tersebut.

Warga sekita Irwan (36) mengatakan bahwa masyarakat sudah mulai jengah dengan kondisi jalan yang mengkhawatirkan.

- Advertisement -

“Mungkin ini keresahan yang dialami oleh banyak orang. Jalan yang rusak dan tidak buru-buru diperbaiki membuat kesal banyak orang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irwan menuturkan bahwa warga kerap menolong pengendara yang mengalami insiden kecelakaan akibat jalan berlubang tersebut.

“Warga mah sering nolongin orang yang jatuh. Setiap hari pasti ada aja yang jatuh. Mangkanya spanduk ini mungkin dipasang. Udah jengah juga dengan jalan rusak,” paparnya.

- Advertisement -

Sementara itu Camat Bojong Gede Dace Hantomi saat dihubungi mengatakan jalan tersebut pada pertengahan 2020 sudah ada perbaikan dengan tambal sulam (pemeliharaan).

“Kalo ngga salah untuk taun 2020 mah pertengahan taun ada pemeliharaan,”ujarnya.

Dace pun mengatakan sejauh ini belum ada informasi soal perbaikan jalan itu.

“Untuk 2021 saya belum ada info dari UPT Jalan & Jembatan, tapi kita upayakan supaya dari pihak DPUPR ada perbaikan,” pungkasnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Sempat Booming Dulu, Kini Gangnam Style Cetak Sejarah di Youtube

JAKARTA - Video musik lagu “ Gangnam Style” milik penyanyi asal Korea, PSY, baru saja mencapai tonggak sejarah baru...

Berita Terkait
publikbicara.com