29.2 C
Bogor
Kamis, 25 Februari 2021

Kapolres Jakpus Minta Buruh dan Mahasiswa Patuh Protkes Saat Demo

Berita Populer

Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Ratusan PKL Liar Pasar Leuwiliang

LEUWILIANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor hancurkan ratusan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan raya...

DP Sempat Pamit Kerjakan Tugas Sekolah

CIBUNGBULANG - DP warga kampung Ciaruteun RT 01 RW 03, Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, yang ditemukan tewas...

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Miris! Di Wilayah Tambang Emas Nenek Ane Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Miris! Seoang janda berusia sekitar 50 tahun tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah di Kampung...

Mega Proyek Bomang Belum Lama Selesai Dikerjakan Ambles

KEMANG- Mega proyek jalan Bojonggede - Kemang berada di wilayah Desa Jampang Kecamatan Kemang yang baru rampung pengerjaanya mengalami...
- Advertisement -

Jakarta — Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Heru Novianto meminta massa buruh dan mahasiswa yang akan menggelar demonstrasi menolak Omnibus Law Cipta Kerja di depan Kompleks DPR/MPR, Kemendikbud, dan dekat Istana mengikuti aturan protokol kesehatan.

Heru menyebut pihaknya tak akan sampai membubarkan demo bila massa menaati aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama menggelar aksi.

“Kita protokol kesehatan tetap kita tegakkan dan harus dijaga sesuai aturan. Ya kalau dia ikut standar protokol ngapain dibubarin,” kata Heru lewat sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Selasa (17/11).

- Advertisement -

Ia tak menyebut secara pasti jumlah personel yang akan diturunkan untuk mengamankan aksi lanjutan dari buruh, mahasiswa, hingga pelajar di tiga lokasi secara bersamaan tersebut.

Sejumlah elemen buruh, mahasiswa, dan pelajar yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) kembali menggelar aksi menuntut pencabutan UU Nomor 11 Tahun 2020.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Sunarno mengatakan, aksi rencananya akan dimulai pukul 10.00 di depan Gedung DPR/MPR, dilanjut dengan long march ke Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kebudayaan) pukul 13.00 WIB.

- Advertisement -

Dia menyebut, aksi kali ini merupakan lanjutan dari aksi-aksi buruh sebelumnya untuk menolak UU Omnibus Law Ciptaker dan menuntut kenaikan Upah Minimum 2021. Gelaran aksi tersebut sekaligus memperingati Hari Pelajar Internasional yang jatuh pada 17 November.

“Paling jam 10.00-11.00 sampai DPR, sampai sekitar jam 13.00 baru konvoi ke Kemendikbud,” kata Sunarno kepada CNNIndonesia.com, Selasa (17/11).

Sementara itu, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, massa aksi belum terlihat di Depan Kompleks DPR/MPR hingga pukul 10.30 WIB, atau setengah jam dari jadwal semula. Situasi masih terlihat lengang kendati sejumlah aparat sudah mulai berjaga-jaga.

- Advertisement -

Sumber:Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Siapkan Pemakaman, Keluarga Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

CIBUNGBULANG - Keluarga DP yang diduga menjadi korban pembunuhan yang ditemukan sudah tidak bernyawa terbungkus plastik hitam rencananya akan...

Berita Terkait
publikbicara.com