Buruh Jakarta Batal Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law Depan Istana, Kenapa?

Berita Populer

- Advertisement -

Jakarta — Gerakan Buruh Jakarta batal mengadakan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di sekitar kawasan Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10).

Koordinator Lapangan Gerakan Buruh Jakarta mengatakan aksi dibatalkan karena pihaknya mendapat informasi ada kelompok yang berusaha menyusup ke barisan buruh.

“Kita juga ada informan-informan yang kita sebar. Ada pihak-pihak yang akan meminjam panggung kita,” kata Supardi kepada CNNIndonesia.com, Kamis (15/10).

- Advertisement -

Supardi tak memastikan apakah informasi tersebut ia dapatkan dari kepolisian. Ia juga enggan menyebut siapa yang berusaha menyusup ke demonstrasi buruh.

Dia hanya menjelaskan lokasi unjuk rasa hari ini dipindahkan. Gerakan Buruh Jakarta akan berunjuk rasa di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

“Tidak ke Istana karena kita menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan yang bisa bikin image kita jadi buruk, kurang bagus nanti di mata masyarakat,” ujarnya.

- Advertisement -

Sebelumnya, Gerakan Buruh Jakarta berencana menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Istana Kepresidenan Jakarta. Rencananya, aksi digelar maraton hari ini hingga Kamis (22/10).

Dalam aksi ini, Supardi menyebut ada beberapa tuntutan yang ingin mereka sampaikan.

“Tuntutan kita pertama keluarkan Perppu Omnibus Law, pemerintah untuk segera mengeluarkan Perppu,” ujarnya.

- Advertisement -

Kedua, lanjut Supardi, pihaknya mengutuk aksi represif yang dilakukan kepolisian saat mengamankan unjuk rasa. Ketiga, meminta pemerintah agar fokus pada penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Sumber:cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
overcast clouds
30.7 ° C
31.9 °
29.6 °
66 %
1.5kmh
90 %
Jum
30 °
Sab
30 °
Ming
29 °
Sen
29 °
Sel
30 °

Berita terbaru

Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp932 Ribu

JAKARTA -- Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam stagnan di posisi Rp932 ribu per gram...

Berita Terkait
publikbicara.com