34 C
Bogor
Kamis, 19 November 2020

Jenazah Perawat Ditolak, PPNI Bawa Kasus Ke Ranah Hukum

Berita Populer

Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19

BOGOR - Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin positif COVID-19. Ia menyampaikan kabar tersebut melalui keterangan tertulis. “Assalamu’alaikum Wr. Wb....

Diduga, Oknum PLN ULP Leuwiliang Lecehkan Profesi Jurnalis

CIBUNGBULANG - Aksi pelecehan terhadap profesi Jurnalis kembali terjadi di Bogor, petugas perusahaan listrik negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan...

Atlet Balap Motor Kabupaten Bogor Untuk PORDA 2022 Didominasi Atlet Lokal

BOGOR - Gathering Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Bogor diadakan di Restoran Balena, Gunung Geulis, Kec Sukaraja dihadiri ketua...

Viral, Penampakan Hantu Kuntilanak di Nanggung Hebohkan Warganet

NANGGUNG - Viral, sesosok penampakan hantu kuntilanak bergaun merah gegerkan warganet, dari keterangan foto itu diambil di Kampung Teluk...

Diteriakin Maling, Aksi Pencurian Motor Berhasil Digagalkan

DRAMAGA - Aksi pencurian motor di area parkir KUD Sumber Alam Dramaga, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga berhasil di gagalkan...
- Advertisement -

UNGARAN – DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah membawa kejadian penolakan pemakaman perawat di Kabupaten Semarang ke ranah hukum.

Diharapkan, dengan adanya payung hukum yang jelas kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Ketua DPW PPNI Jateng, Edy Wuryanto mengatakan saat ini sedang mengumpulkan bukti dan dokumentasi terkait kejadian pada Kamis (9/4/2020) petang tersebut.

- Advertisement -

“Harus ada pembelajaran terkait kejadian ini. Kami sudah mengumpulkan ahli-ahli hukum yang tergabung di PPNI untuk memberi masukan dan kajian,” jelasnya, Jumat (10/4/2020) di kantor DPW PPNI Jateng.

Menurut Edy, kejadian penolakan tersebut tidak akan terjadi kalau tidak ada provokator.

“itu nanti mau masuk delik aduan atau gimana, biar ahli hukum yang menentukan. Kami hanya mengumpulkan bukti dan segala yang diperlukan, lalu kami ambil langkah selanjutnya,” ungkapnya.

- Advertisement -

Dikatakan, perawat, dokter, dan pekerja medis adalah garda yang rawan terpapar corona atau Covid-19.

“Kerawanan paling tinggi itu adalah tenaga kesehatan yang tidak ada di ruang isolasi. Kalau di ruang isolasi, mereka sudah sadar sehingga memakai alat pelindung diri. Kalau di bagian lain, APD-nya hanya secukupnya, jadi rawan terpapar,” jelasnya

Dia pun meminta kepada anggotanya untuk mengenakan pita hitam di lengan kanan sebagai tanda duka mulai 10-16 April 2020.

- Advertisement -

Di Jawa Tengah, lanjutnya, ada 68.000 anggota perawat.

“Kami minta pemerintah lebih serius memerhatikan keselamatan perawat sesuai standar WHO. Segera distribusikan ke perawat mulai dari tingkatan puskesmas hingga ke rumah sakit,” papar Edy.

Sebab, perawat tidak mengetahui pasien tersebut masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP).

Selain itu, untuk masyarakat atau pasien juga harus jujur menceritakan riwayat perjalanan atau kesehatannya.

“Perawat yang meninggal tersebut, bekerja di bagian geriatri. Seharusnya jauh dari pasien ODP atau PDP, tapi ada pasien yang masuk dan tidak jujur sehingga perawat terpapar,” jelasnya.

Seperti diketahui, seorang perawat di RSUP Dr. Kariadi meninggal dunia pada Kamis (9/4/2020).

Jenazahnya yang akan dimakamkan di TPU Sewakul mendapat penolakan dari warga sehingga dipindah ke Bergota, kompleks makam keluarga Dr. Kariadi

Sumber Kompas.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

1 Januari 2021 BBM Premium Bakal Dihapus

JAKARTA - Indonesia berencana mau hapus BBM jenis Premium pada 1 Januari 2021 mendatang. Hal itu dikarenakan BBM dengan...

Ade Yasin dan Putrinya Terpapar Covid-19

BOGOR-Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Bogor. Bupati Bogor Ade Yasin dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan, putri tercintanya, Nadia Husna Humaira, ikut terpapar. Hal itu...

Ade Yasin Minta Segera Tes Swab Bagi Yang Pernah Tatap Muka Dengannya

BOGOR-Setelah terkonfirmasi positif Covid-19, Bupati Bogor Ade Yasin meminta-minta Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor melakukan penelusuran kepada orang-orang yang pernah bertatap muka dan bertemu dengannya....

Mayat Pria Ditemukan Terkubur Dalam Kontrakan di Depok

DEPOK-Warga di Jalan Kopral Daman, Sawangan, Depok, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin pria di sebuah rumah kontrakan. Kehebohan itu dikarenakan...

DM Leuwisadeng Gercep Salurkan Bantuan Dari Dinsos Bogor

LEUWISADENG - Dalam UU no 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas disebutkan bahwa Penyandang Disabilitas, Sesuai undang-undang tersebut, adalah setiap orang yang mengalami...

Berita Terkait
publikbicara.com