27.4 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

Pergerakan Tanah, Rusak Dua Rumah Di Cibanteng

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...
- Advertisement -

CIAMPEA – Dua rumah milik Seno dan Aradi Arisman warga Perumah Griya Raharja, Rt 01/08, Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea retak akibat pergerakan tanah, Selasa (3/3) sekitar pukul 21:00 WIB.

Beruntung, peristiwa itu tak menimbulkan korban baik luka maupun jiwa. Namun, keluarga Seno terpaksa harus mengungsi karena rumah mereka sudah tidak layak ditempati.

Kepala Desa Cibanteng, Warso mengatakan, bencana alam pergeseran tanah yang terjadi di Perumah Griya Raharja, Rt 01/08, baru pertama kalinya.

- Advertisement -

Pergerakan tanah menyebab rumah milik Aradi dan Seno rusak berat. Dikewatirkan roboh, untuk sementara rumah milik Seno di kosongkan dan memilih tinggal di rumah saudaranya.

“Tidak ada korban jiwa, satu rumah terpaksa di kosongkan. Pemdes sudah melaporkan musibah tersebut ke BPBD Kabupaten Bogor dan Dinas Sosial,”ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada warga yang ada di sekitar untuk tetap waspada di kewatirkan terjadi pengeseran tanah susulan. Apalagi, wilayah tersebut berdekatan dengan kali.

- Advertisement -

“Saya berharap, rumah warga yang rusak akibat pergeseran tahan bisa di bangunkan kembali oleh Pemerintah Daerah,” pungkasnya. (Tama)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Kampanye Pilkada, Bawaslu Temukan 2.126 Kasus Pelanggaran Protkes Covid-19

JAKARTA - Masa kampanye Pilkada telah berjalan hampir 2 bulan, Bawaslu mengungkap kampanye dengan metode tatap muka terus meningkat...

Penjelasan Ashanty Soal Millen Cyrus Terjerumus Narkoba

Jakarta - Biasa berpakaian modis dan seksi, beberapa hari lalu Millen Cyrus tampil berbeda. Ia tampak lesu dengan busana berwarna orange bertuliskan tahanan. Hal itu...

Bima Arya : Kasus Covid-19 di Kota Bogor Rata-Rata 4 Kasus Per Hari

BOGOR - Laju penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Bogor masih tergolong tinggi. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, rata-rata ada 40-an kasus positif...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang diraih oleh Kepala Sekolah dan...

HKTI Kabupaten Bogor Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

KEMANG - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani yang juga Wakil MPR RI, dan Fadli Zon Wakil DPR RI sekaligus Ketua Umum DPN Himpunan Kerukunan...

Berita Terkait
publikbicara.com