Publikbicara.com – Kreativitas dan kekompakan 40 kecamatan mewarnai Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2026, Sabtu (31/10/2026). Beragam konsep yang ditampilkan peserta menjadi bagian dari kemeriahan sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyambut perhelatan keagamaan tahunan tersebut.
Salah satu penampilan yang menarik perhatian datang dari Kecamatan Cibinong. Mengusung konsep bernuansa Arab, rombongan Cibinong menghadirkan replika Kapal Nabi Nuh sebagai identitas penampilan dalam pawai.
Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Ciriung, Syahira, yang mewakili Kecamatan Cibinong, mengatakan kekompakan seluruh peserta menjadi faktor penting dalam mempertahankan prestasi yang selama ini diraih.
Menurutnya, kebersamaan yang terus dibangun dari tahun ke tahun menjadi modal utama Kecamatan Cibinong untuk kembali menunjukkan penampilan terbaik.
“Yang paling utama adalah kompak. Dari tahun ke tahun, Kecamatan Cibinong selalu menjaga kekompakan. Itu menjadi kunci utama kami,” ungkap Syahira.
Ia berharap pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Bogor dapat terus berjalan dengan baik. Selain menjadi ajang perlombaan keagamaan, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarkecamatan serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Semangat serupa juga terlihat dari rombongan Kecamatan Ciawi yang melibatkan sekitar 200 peserta dalam pawai tersebut.
Perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Ciawi, Abdul Rahim, menjelaskan bahwa peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, staf, kelurahan hingga jajaran KUA.
Dengan mengusung semangat Ciawi Maju dengan Al-Qur’an, keikutsertaan ratusan peserta itu menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MTQ sekaligus komitmen untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui Al-Qur’an dan MTQ ini, kami ingin semakin meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Harapannya, Kecamatan Ciawi juga dapat mengantarkan para kafilah meraih prestasi terbaik,” ujar Abdul Rahim.
Pawai Ta’aruf ini tidak sekadar menjadi pembuka rangkaian MTQ ke-48 Kabupaten Bogor 2026, tetapi juga menjadi wadah bagi setiap kecamatan untuk menunjukkan identitas, kreativitas, dan semangat kebersamaan dalam menyemarakkan syiar Islam.
Melalui momentum tersebut, diharapkan MTQ tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga semakin memperkuat tradisi membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an di tengah masyarakat.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













