Beranda Daerah Ditegur Tak Berhenti, Pembuangan Limbah Diduga B3 Kembali Ditemukan di Desa Lumpang

Ditegur Tak Berhenti, Pembuangan Limbah Diduga B3 Kembali Ditemukan di Desa Lumpang

Publikbicara.com – Dugaan pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) kembali mencuat di wilayah Kabupaten Bogor. Kali ini, aktivitas tersebut dilaporkan terjadi di Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, pada Sabtu (31/10/2026).

Ironisnya, dugaan pembuangan limbah tersebut bukan kali pertama terjadi. Seorang warga Desa Lumpang yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan menyebut, kejadian serupa sudah berlangsung dua kali di lokasi tersebut.

Menurut keterangannya, pembuangan pertama terjadi pada Kamis (21/10), kemudian kembali terulang pada Sabtu (31/10).

“Di Lumpang juga ada. Udah yang kedua kalinya, pertama hari Kamis (21/10) dan kedua sekarang,” ungkap warga tersebut melalui pesan singkat, Sabtu (31/10).

Ia juga menjelaskan, video yang dikirimkannya merupakan dokumentasi kejadian pertama. Meski aktivitas tersebut sebelumnya telah mendapat teguran, pembuangan limbah diduga B3 justru kembali terjadi.

“Tah iye anu pertama ges dihaloken sugan tea anggesan, horengan makin kancolah nurunken dei limbah B3,” ujarnya dalam bahasa Sunda.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa teguran yang sebelumnya diberikan belum membuat aktivitas pembuangan limbah itu berhenti.

Merespons laporan tersebut, Kapolsek Parungpanjang, Kompol Mohamad Taufik, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi yang disampaikan masyarakat dengan mendatangi lokasi kejadian.

“Secepatnya kami akan turun ke lokasi menindaklanjuti aduan tersebut. Terima kasih infonya, Kang,” kata Taufik saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu malam.

Munculnya laporan dari Desa Lumpang menambah daftar dugaan pembuangan limbah B3 di wilayah Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, dugaan serupa juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Cigudeg pada hari yang sama.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi pencemaran lingkungan serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi kesehatan warga sekitar.(Red).

READ  Prabowo dan "08": Menguak Simbol Transformasi Menuju Indonesia Baru

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakTak Pakai Helm, Pengendara di Karawang Justru Diberi Helm Gratis oleh Polisi
Artikulli tjetërPolri Perketat Penindakan Karhutla