Beranda Internasional Saat Israel Hadapi Serangan Iran, Putra PM Netanyahu Tinggal di AS

Saat Israel Hadapi Serangan Iran, Putra PM Netanyahu Tinggal di AS

Oplus_131072

Putra Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu. Dok: Instgram.

Publikbicara.com – Putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, menjadi sorotan publik setelah diketahui berada di Miami, Amerika Serikat, di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran yang memicu serangan rudal ke wilayah Israel.

Keberadaan Yair di Amerika Serikat diakui sendiri olehnya dalam wawancara dengan media Israel Maariv. Ia menjelaskan bahwa keputusannya pindah ke Miami dilatarbelakangi rasa tidak aman setelah demonstrasi terjadi di dekat rumahnya di Israel.

“Saya sendirian di rumah dan sempat berpikir para demonstran akan menerobos masuk. Mereka memanjat pagar dengan obor dan mengatakan akan membunuh saya, sementara polisi tidak melakukan apa-apa,” kata Yair dalam wawancara tersebut.

Yair juga mengklaim bahwa setelah pindah ke Amerika Serikat, dirinya masih menjadi target pengawasan oleh pihak tertentu.

“Ketika saya pindah ke Amerika, ada pihak yang memasang penyelidikan terhadap saya dengan biaya jutaan dolar. Saya bahkan tidak bisa pergi ke restoran dengan tenang,” ujarnya.

Di dalam negeri, keberadaan Yair di luar Israel memicu kritik, terutama karena ia tidak tercatat bertugas dalam dinas militer cadangan Israel saat konflik dengan Iran meningkat.

Sorotan juga datang dari Amerika Serikat. Dalam program The Megyn Kelly Show, jurnalis senior Megyn Kelly mempertanyakan mengapa putra pemimpin Israel tersebut tidak ikut bertugas di militer.

Dalam diskusi yang sama, pengusaha keamanan sekaligus pendiri Blackwater, Erik Prince, menilai keluarga pemimpin seharusnya memberi contoh kepada publik.

“Netanyahu seharusnya membawa pulang putranya dari Amerika dan memintanya bertugas di IDF, bukan meminta putra-putri Amerika yang melakukannya,” kata Prince dalam acara tersebut.

Yair Netanyahu lahir pada 26 Juli 1991 dan merupakan anak kedua dari Benjamin Netanyahu. Ia memiliki saudara laki-laki, Avner Netanyahu, serta saudara tiri perempuan, Noa Netanyahu-Roth, dari pernikahan pertama Netanyahu dengan Miriam Haran.

READ  Trump Kembali Panaskan Perang Dagang dengan Cina

Sebelum memasuki dunia publik, Yair menempuh pendidikan teater di sekolah seni di Yerusalem dan pernah bertugas di unit juru bicara Israel Defense Forces (IDF).

Pada November 2020, ia meluncurkan podcast politik bernama The Yair Netanyahu Show. Dua tahun kemudian, ia menerima kartu pers dari Kantor Pers Pemerintah Israel.

Namun aktivitasnya di media sosial juga kerap memicu kontroversi. Surat kabar Israel Haaretz pernah melaporkan bahwa Yair beberapa kali dituding menyebarkan informasi yang dianggap menyerang lawan politik ayahnya.

Pada 2017, ia sempat mengunggah meme di Facebook yang menggambarkan lawan politik Netanyahu sebagai boneka yang dikendalikan oleh investor AS George Soros. Unggahan tersebut menuai kritik luas dan bahkan mendapat dukungan dari tokoh nasionalis kulit putih Amerika, David Duke.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPolri Buka Posko Pengaduan untuk Ungkap Teror Air Keras Terhadap Aktivis KontraS