Beranda Daerah Dua Penghargaan GM-DTGI 2026 Dibawa Pulang, Digitalisasi Pemkab Bogor Tuai Pengakuan

Dua Penghargaan GM-DTGI 2026 Dibawa Pulang, Digitalisasi Pemkab Bogor Tuai Pengakuan

Oplus_131072

Publikbicara.com – Transformasi digital bukan lagi sekadar tuntutan perkembangan teknologi, melainkan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif dan transparan.

Komitmen tersebut mengantarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) Awards 2026.

Dalam ajang tersebut, Pemkab Bogor berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga kategori pemerintah kabupaten se-Indonesia sekaligus dinobatkan sebagai pemerintah daerah terbaik se-Provinsi Jawa Barat.

Penghargaan itu diserahkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Nezar Patria, kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, yang hadir mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam rangkaian Seminar Nasional, Penyerahan Penghargaan, dan Peluncuran Dashboard GM-DTGI 2026 yang digelar Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Kamis (5/11/2026), di Sleman, Yogyakarta.

Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembenahan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi mulai menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan Kabupaten Bogor.

Di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto, digitalisasi pemerintahan terus diarahkan untuk memangkas hambatan birokrasi, memperkuat keterhubungan antarsistem, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Namun, capaian penghargaan tersebut bukan semata-mata tentang penggunaan teknologi. Tantangan berikutnya adalah memastikan transformasi digital benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan dapat diakses tanpa hambatan.

Isu tersebut juga mengemuka dalam seminar nasional GM-DTGI 2026. Salah satu pembahasan penting menyangkut pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung efektivitas kerja pemerintahan dan meningkatkan mutu pelayanan publik.

Meski menawarkan peluang besar, penerapan teknologi digital membutuhkan kesiapan yang tidak sederhana. Integrasi sistem dan data, kualitas sumber daya manusia, keberlanjutan program, hingga keamanan informasi menjadi sejumlah aspek yang harus diperkuat.

READ  Tim SAR Banten Lakukan Pencarian Terhadap Satu Orang Remaja Diduga Terseret Arus di Pantai Cibaru, Anyer

GM-DTGI sendiri merupakan instrumen evaluasi untuk mengukur tata kelola transformasi digital pemerintah daerah melalui tujuh pilar penilaian.

Dengan dua penghargaan tersebut, Pemkab Bogor mendapat pengakuan atas upaya membangun pemerintahan berbasis digital. Pekerjaan selanjutnya adalah menjaga konsistensi inovasi agar prestasi di tingkat nasional itu sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan warga.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakDi Tengah Gempuran Kuliner Modern, Tiwul dan Cenil Tetap Diburu Warga Pakansari