Publikbicara.com – Semangat kebersamaan menjadi perhatian Bupati Bogor Rudy Susmanto saat turun langsung bersama masyarakat dalam kegiatan Gotong Royong Lobaan di RW 13 Kampung Citatah, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang diisi dengan pembersihan lingkungan dan pengecoran jalan permukiman tersebut tidak hanya diarahkan untuk membenahi infrastruktur kampung, tetapi juga menghidupkan kembali budaya gotong royong yang mulai memudar di tengah masyarakat.
Rudy mengatakan, membangun lingkungan yang bersih dan nyaman tidak selalu harus dimulai dengan program besar. Kepedulian warga terhadap kondisi di sekitarnya justru bisa menjadi langkah awal menciptakan kampung yang lebih baik.
Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama akan terasa lebih ringan dan dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
“Kita bikin Kampung Ramah Lingkungan akhir pekan bersama masyarakat Kampung Citatah, Kelurahan Ciriung. Kita mulai dari hal sederhana, gotong royong membersihkan dan menjaga lingkungan sekitar. Kalau kita gotong royong bareng-bareng, sehari selesai. Nanti material apa pun yang kurang, kita beresin,” kata Rudy.
Camat Cibinong H. Acep Sajidin menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan lapangan Bupati Bogor yang sebelumnya melihat langsung kondisi permukiman di wilayah RW 13.
Dari peninjauan itu, muncul dorongan untuk kembali memperkuat kebersamaan warga melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Acep menilai, keberhasilan gotong royong tidak semestinya hanya diukur dari panjang jalan yang berhasil dicor atau lingkungan yang berhasil dibersihkan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan tempat tinggal.
“Jika hanya mengejar hasil pengecoran secara fisik, tentu kita bisa membeli beton siap pakai lalu menghamparkannya. Namun, hal terpenting dari kegiatan ini adalah meningkatkan kembali rasa kebersamaan,” ujarnya.
Ia mencontohkan, persoalan lingkungan seperti saluran air tersumbat di depan rumah seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kerja sama antara warga, pengurus RT, hingga pemerintah kelurahan.
Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan agar tetap tertata dan nyaman.
Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri mendorong pengembangan Kampung Ramah Lingkungan (KRL) sebagai salah satu upaya membangun kesadaran masyarakat dari tingkat paling bawah.
Pendekatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dukungan pemerintah perlu berjalan beriringan dengan partisipasi masyarakat. Dengan begitu, pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga membentuk kepedulian sosial dan budaya swadaya yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













