Publikbicara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperluas ruang publik yang ramah anak melalui kegiatan Mendengar Mendongeng. Kegiatan yang memasuki pertemuan kedua itu digelar di Taman Siliwangi, Kecamatan Cibinong, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor tersebut dikemas secara interaktif agar anak-anak dapat belajar sekaligus bermain dalam suasana terbuka dan menyenangkan.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini, mengatakan mendongeng memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan pembentukan karakter kepada anak.
Menurutnya, cerita dapat menjadi media yang mudah diterima anak untuk mengenalkan berbagai nilai positif, mulai dari kejujuran, keberanian, persahabatan, kepedulian, tanggung jawab hingga sikap saling menghargai.
“Mendongeng adalah cara sederhana namun sangat efektif untuk menyampaikan nilai-nilai positif kepada anak. Melalui cerita, anak dapat belajar tentang kejujuran, keberanian, persahabatan, kepedulian, tanggung jawab, dan saling menghargai dalam suasana yang menyenangkan,” kata Sussy.
Selain menghadirkan kegiatan edukatif, Pemkab Bogor juga melibatkan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Bogor. Pelibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan ruang kepada anak untuk ikut berpartisipasi dan menyampaikan pandangan dalam pembangunan.
Sussy menilai pembangunan yang berkaitan dengan anak tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan pemerintah. Menurutnya, suara dan kebutuhan anak juga perlu menjadi pertimbangan dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung tumbuh kembang mereka.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga memiliki ruang untuk berpartisipasi dan menyampaikan gagasan. Forum Pelibatan Anak Daerah menjadi bagian penting agar pembangunan benar-benar memperhatikan kebutuhan dan perspektif anak,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak mengikuti rangkaian mendongeng di ruang terbuka Taman Siliwangi sembari menikmati suasana bermain dan berinteraksi dengan peserta lainnya.
DP3AP2KB berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pemenuhan hak anak sekaligus perlindungan terhadap anak di Kabupaten Bogor.
Sussy menegaskan, upaya mewujudkan Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, tidak hanya pemerintah.
“Mewujudkan Kabupaten Layak Anak bukan hanya tugas pemerintah. Diperlukan kolaborasi keluarga, masyarakat, dunia usaha, Forum Anak, dan seluruh pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, kreatif, serta memberikan kesempatan kepada anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” katanya.
Melalui kegiatan yang melibatkan anak secara langsung tersebut, Pemkab Bogor berupaya memperkuat ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menghadirkan ruang publik yang edukatif, aman dan menyenangkan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













