Bupati Bogor Rudy Susmanto. Dok: Diskominfo.
Publikbicara.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memerangi praktik judi online yang dinilai semakin mengancam kehidupan sosial masyarakat dan masa depan generasi muda.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat. Melalui regulasi itu, pemerintah daerah memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap berbagai penyakit masyarakat, termasuk perjudian daring.
Rudy menegaskan bahwa judi online bukan sekadar persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman yang dapat memicu persoalan ekonomi, sosial, hingga kriminalitas.
“Yang namanya judi online, peredaran narkoba, itu menjadi perang kita bersama. Kita harus melindungi generasi-generasi penerus kita yang ada di Kabupaten Bogor,” tegas Rudy.
Menurutnya, kemudahan akses terhadap platform judi online membuat masyarakat dari berbagai kalangan, terutama anak muda, semakin rentan terjerumus. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah terus mengintensifkan edukasi mengenai bahaya judi online agar masyarakat tidak mudah tergoda oleh janji keuntungan instan.
“Pencegahan menjadi langkah yang sangat penting. Edukasi harus terus dilakukan agar masyarakat memahami bahwa judi online bukanlah solusi untuk memperoleh penghasilan, melainkan dapat menghancurkan masa depan individu maupun keluarga,” ujarnya.
Selain upaya pencegahan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus mengoptimalkan penindakan melalui satuan tugas yang telah dibentuk untuk menangani berbagai bentuk penyakit masyarakat.
Rudy mengungkapkan, satgas tersebut tidak hanya fokus pada pemberantasan judi online, tetapi juga peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang. Salah satu agenda rutin yang dilakukan adalah pemeriksaan tes narkoba di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor.
“Untuk memerangi judi online, narkotika, tramadol, kita sudah punya satgas, tim tersendiri dan sampai sekarang pun masih berjalan,” katanya.
Ia menambahkan, pemberantasan judi online tidak dapat dilakukan pemerintah semata. Diperlukan sinergi antara aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, hingga keluarga agar upaya pencegahan dan penindakan berjalan efektif.
Pemerintah Kabupaten Bogor pun mengajak masyarakat untuk tidak tergiur keuntungan sesaat dari praktik perjudian online. Dengan meningkatkan kesadaran, memperkuat pengawasan, serta mendukung penegakan hukum, diharapkan Kabupaten Bogor dapat terbebas dari praktik judi online dan mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, serta sejahtera.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












