Ganda Putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Dok: PBSI.
Publikbicara.com – Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus menghentikan langkah mereka di babak 16 besar setelah kalah dari pasangan Malaysia, Kang Khai Xing/Aaron Tai, dengan skor 19-21, 17-21.
Pada pertandingan tersebut, Sabar/Reza sebenarnya sempat tampil menjanjikan di awal gim pertama.
Mereka mampu menemukan pola permainan yang efektif untuk menekan lawan. Namun, fokus yang menurun pada poin-poin akhir membuat keuntungan gagal dipertahankan hingga akhirnya gim pertama lepas.
“Untuk pertandingan hari ini bersyukur bisa menjalani pertandingan dengan baik tapi dari segi hasil kami masih belum puas. Di permainan tadi, di awal gim pertama kami sempat dapat pola permainan yang tepat tapi di akhir-akhir kami sedikit hilang fokus,” ujar Reza dikutip dari laman resmi PBSI.
Memasuki gim kedua, pasangan Indonesia kembali berada dalam tekanan setelah tertinggal cukup jauh sejak awal laga. Kepercayaan diri lawan yang meningkat usai membalikkan keadaan di gim pertama membuat pertandingan semakin sulit dikendalikan.
“Selepas interval kami coba bangkit dan mulai kembali menemukan ritmenya tapi karena tertinggalnya sudah terlalu jauh jadi sulit untuk mengejarnya,” lanjut Reza.
Sementara itu, Sabar Karyaman Gutama menilai pasangan Malaysia tampil jauh lebih matang dibanding pertemuan sebelumnya tahun lalu. Menurutnya, pengalaman bermain di level atas membuat lawan tampil lebih percaya diri dalam mengontrol permainan.
“Kami pernah bertemu tahun lalu dan tahun ini merasa berbeda dari segi kematangan, mereka jauh lebih matang dan lebih percaya diri,” kata Sabar.
Ia juga menyoroti banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan pada poin-poin kritis sehingga momentum pertandingan berbalik ke pihak lawan.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Sabar/Reza langsung mengalihkan fokus ke Indonesia Open pekan depan. Finalis tahun lalu itu berharap mampu kembali menemukan performa terbaik dan menjaga tren positif tanpa terbebani pencapaian musim sebelumnya.
“Tahun lalu kami bisa final, semoga itu tidak menjadikan beban buat kami tapi jadi motivasi untuk melewati setiap babak dengan baik,” ujar Sabar.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













