Publikbicara.com – Musim kemarau yang melanda Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menyebabkan ratusan warga di dua desa mengalami krisis air bersih. Polsek Nanggung bersama Perumda Tirta Kahuripan menyalurkan sebanyak 11.000 liter air bersih kepada warga Desa Kalong Liud dan Desa Hambaro, Selasa (14/7/2026).
Bantuan didistribusikan menggunakan dua mobil tangki berkapasitas masing-masing 5.500 liter. Setibanya di lokasi, warga langsung mengantre membawa jerigen, ember hingga wadah penampung air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kapolsek Nanggung, AKP Ano Junaedi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari bakti sosial Polri sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Hari ini kami menyalurkan dua armada tangki air bersih, masing-masing berkapasitas 5.500 liter, ke Desa Kalong Liud dan Desa Hambaro. Total air yang disalurkan sebanyak 11 ribu liter,” ujarnya.
Di Kampung Liud, RT 03 RW 03, Desa Kalong Liud, sekitar 500 kepala keluarga dilaporkan telah mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama dua pekan terakhir akibat sumur warga mengering.
Perwakilan warga, Komarudin, mengaku bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang tengah menghadapi dampak musim kemarau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Nanggung atas bantuan air bersih ini. Warga sangat terbantu dengan kegiatan sosial ini,” katanya.
Kondisi serupa juga dirasakan warga Desa Hambaro. Ita, salah seorang warga, mengatakan setiap musim kemarau wilayahnya selalu mengalami kekurangan air bersih karena sumur-sumur mengering.
“Sudah dua minggu ini kami tidak memiliki air bersih di rumah. Setiap tahun kalau musim kemarau memang seperti ini,” tuturnya saat mengantre mengambil air.
Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sembari menunggu pasokan air kembali normal atau turun hujan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow











