Beranda Daerah Bupati Bogor Kawal Percepatan Koperasi Merah Putih di Bogor, 134 Titik Sudah...

Bupati Bogor Kawal Percepatan Koperasi Merah Putih di Bogor, 134 Titik Sudah Berjalan

Publikbicara.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional yang diinisiasi Presiden, Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat mengikuti peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia secara virtual, Sabtu (16/5), dari Koperasi Kelurahan Merah Putih Pakansari, Kecamatan Cibinong.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor, di antaranya Danrem 061/Suryakancana, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, serta unsur Pemerintah Kabupaten Bogor lainnya.

Dalam program tersebut, Kabupaten Bogor menargetkan pembentukan 189 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hingga saat ini, sebanyak 134 titik telah berjalan dan sekitar 25 titik lainnya siap beroperasi. Sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian, terutama terkait persoalan lahan dan administrasi.

Untuk mempercepat pelaksanaan program, Pemkab Bogor membentuk satuan tugas (Satgas) percepatan KDKMP. Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor juga diminta berkantor langsung di lokasi Satgas guna mempercepat evaluasi dan penyelesaian kendala di lapangan.

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih akan menjadi fondasi penguatan ekonomi desa sekaligus mendukung sektor perikanan, hilirisasi dan industrialisasi nasional.

Menurut Prabowo, koperasi nantinya dilengkapi berbagai layanan strategis seperti layanan keuangan, distribusi logistik, penyaluran subsidi, hingga sarana pengangkutan hasil pertanian.

“Koperasi punya truk sendiri dan pikap sendiri, sehingga petani tidak bergantung kepada pihak lain,” ujar Prabowo.

Ia juga menyoroti persoalan yang selama ini dihadapi petani, mulai dari pupuk, modal usaha, hingga akses pasar pascapanen. Kehadiran KDKMP diharapkan menjadi solusi konkret bagi masyarakat desa.

Selain menjadi pusat distribusi hasil pertanian, koperasi tersebut juga akan menyediakan layanan kebutuhan masyarakat seperti sembako, penyalur gas dan pupuk subsidi, layanan logistik bersama Pos Indonesia, hingga penyaluran bantuan pemerintah.

READ  Jalan Kampung Sawah Dibangun, Pemdes: Permudah Akses Warga

Ke depan, koperasi juga direncanakan memiliki layanan apotek dan penyediaan obat murah bagi masyarakat desa.

Sementara itu, Rudy Susmanto menyebut peluncuran lebih dari seribu koperasi secara serentak menjadi tonggak sejarah penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Indonesia.

“Suatu kehormatan mengikuti secara virtual launching operasional KDKMP bersama Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Rudy.

Menurutnya, program tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendorong kemandirian desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakKapolda Lampung Ungkap Kronologi Gugurnya Bripka Arya Saat Kejar Pelaku Curanmor
Artikulli tjetërPersis Solo Menang, Asa Bertahan di Super League Masih Menyala