Publikbicara.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai memasang Jembatan Bailey di titik ambruknya Jembatan Cigoha, Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kamis (14/5). Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memulihkan akses utama warga yang terputus sejak jembatan roboh diterjang arus deras beberapa waktu lalu.
Kerangka besi jembatan darurat itu telah tiba di lokasi sejak malam sebelumnya. Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor langsung melakukan penurunan material dan menyiapkan proses pemasangan agar jalur penghubung Sirnarasa – Bantar Kuning dapat segera kembali digunakan masyarakat.
Perwakilan Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Endang, mengatakan jembatan Bailey yang dipasang memiliki panjang sekitar 27 meter.
“Rangka utama jembatan Bailey sudah tiba di lokasi. Saat ini sudah selesai proses penurunan material dan segera dipasang,” kata Endang.
Jembatan Cigoha diketahui ambruk pada Kamis, 16 April 2026, setelah diterjang derasnya aliran sungai akibat intensitas hujan tinggi. Peristiwa itu menyebabkan akses utama warga Desa Antajaya dan wilayah sekitar lumpuh total.
Penanganan cepat dilakukan atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang meminta percepatan pemulihan infrastruktur pada titik-titik terdampak bencana dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Keberadaan Jembatan Bailey dinilai menjadi solusi sementara agar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan normal sambil menunggu pembangunan jembatan permanen.
Pemkab Bogor berharap proses pemasangan berjalan lancar sehingga akses penghubung antarwilayah di Kecamatan Tanjungsari dapat segera difungsikan kembali.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












