Beranda News Fantastis! Harta Kekayaan Deddy Corbuzier Hampir Tembus Rp1 Triliun Usai Jadi Staf...

Fantastis! Harta Kekayaan Deddy Corbuzier Hampir Tembus Rp1 Triliun Usai Jadi Staf Khusus Menhan

Publikbicara.com– Nama Deddy Corbuzier kembali mencuri perhatian publik. Bukan karena konten podcast atau aksi panggungnya, tetapi karena jumlah harta kekayaannya yang nyaris menyentuh angka Rp1 triliun.

Melalui situs resmi e-LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Deddy yang memiliki nama lengkap Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo resmi melaporkan kekayaannya sebagai bagian dari kewajiban penyelenggara negara.

Diketahui, Deddy saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik.

READ  Makassar Serukan Idul Adha Tanpa Plastik, Wali Kota: Gunakan Daun Pisang!

Ia dilantik pada 11 Februari 2025 oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya yang tercatat pada 5 Juni 2025 menunjukkan angka mencengangkan: Rp953 miliar.

Mantan mentalis yang kini sukses sebagai podcaster itu diketahui memiliki 19 properti berupa tanah dan bangunan, yang tersebar di beberapa kota besar seperti Tangerang dan Medan.

READ  Wabup Bogor bersama Pemprov DKI Resmikan Rute Transjabodetabek P11 Blok M–Bogor

Harta-harta tersebut merupakan bagian dari total kekayaannya yang fantastis dan kini menjadi sorotan publik, mengingat posisinya di pemerintahan dan latar belakangnya sebagai figur hiburan.

Deddy Corbuzier sendiri dikenal luas sebagai pemilik Podcast Close The Door, salah satu kanal YouTube paling berpengaruh di Indonesia, yang kerap menghadirkan tokoh-tokoh penting dari berbagai bidang.

Laporan LHKPN ini sekaligus membuka tabir seberapa besar kekayaan yang dikumpulkan Deddy selama puluhan tahun berkarier di dunia hiburan, media, dan kini juga pemerintahan.***

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakMakassar Serukan Idul Adha Tanpa Plastik, Wali Kota: Gunakan Daun Pisang!
Artikulli tjetërFadli Zon Tegaskan Penulisan Ulang Sejarah Nasional Digarap Sejarawan, Bukan Politisi