Muscam ke 4 (Empat), KH. Iin Iskandar Pimpin MUI Kecamatan Leuwisadeng

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Sidang Kasus Suap Iryanto, Saksi Ahli Nyatakan Ada Upaya Penjebakan

BANDUNG - Kasus dugaan suap yang menjerat Iryanto yang saat itu ia menjabat sebagai Sekertaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman...
- Advertisement -

LEUWISADENG – Musyawarah Tingkat Kecamatan (Muscam) ke 4 (Empat) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. menetapkan Kiyai Haji (KH) Iin Iskandar sebagai Ketua MUI Periode 2020-2025. Dan, acara pun berjalan kondusif.

Ketua Panitia Muscam ke 4 MUI Kecamatan Leuwisadeng Ustadz Ujang mengatakan, acara Muscam MUI di Aula Kantor Kecamatan Leuwisadeng harus berjalan kondusif sesuai keinginan pihak MUI Kabupaten Bogor.

“Jadi ada amanat dari MUI tingkat Kabupaten bahwa Muscam ini harus kondusif dari tatanan acara, Alhamdulillah acara hari ini kondusif dan sukses tanpa exes,” kata Ujang, Rabu (28/10/2020).

- Advertisement -

Ujang menambahkan, peserta yang hadir pun dibatasi, karena Pandemi Covid-19. Untuk peserta yang hadir ada 35 orang dan tamu undangan ada 6, semuanya sekitar 41 orang.

“Pertama adalah peserta dari pengurus MUI Kecamatan sekitar 25 orang kemudian dari desa itu ada 8 dan Ponpes ada 4, keterbatasan kondisi juga sehingga hanya mengundang beberapa Ponpes saja karena sedang Pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Lanjut Ujang mengatakan, Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam sebagai elemen dari berdirinya MUI ini pun turut hadir mengingat pentingnya acara Muscam MUI sebagai tolak ukur kemajuan umat Islam Indonesia khususnya di Kecamatan Leuwisadeng.

- Advertisement -

“Untuk Ormas PUI, NU dan Mathlaul Anwar juga kami undang karena itu juga adalah elemen dari pengurus MUI juga, termasuk kriteria utama adalah bisa dekat dengan Muspika dan pihak desa,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Ketua MUI Demisioner KH. Ujang Yusuf Maulana menjelaskan, tugas MUI kedepannya sangatlah berat karena harus memberikan arahan dan pemahaman tentang pentingnya Ukhuwah Islamiyah dan sesuai motto MUI Khosyatillah.

“Hasil dari sidang Formatur saya khususnya sebagai ketua MUI Kecamatan Leuwisadeng periode 2015-2020 atau ketua MUI Demisioner dalam sidang Formatur juga kami semua sepakat menetapkan KH. Iin Iskandar sebagai Ketua MUI Kecamatan Leuwisadeng masa bakti 2020-2025 dengan harapan mudah,mudahan MUI Kecamatan Leuwisadeng lebih maju dan Dinamis supaya bisa membawa umat kearah yang lebih maju. Sesuai motto MUI yaitu membawa umat kearah Khosyatillah atau Takut kepada Allah,” jelasnya.

- Advertisement -

(Seno)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Berawal Cekcok di Medsos, Dua Pria Berkelahi Hingga Tewas

JAKARTA -- Seorang pria berinisial FS (22) tewas dibacok dalam perkelahian di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (28/2)....

Berita Terkait
publikbicara.com