Beranda Bogor Raya Katar Desa Sadeng Harapkan Transparansi Anggaran Untuk Waguruh

Katar Desa Sadeng Harapkan Transparansi Anggaran Untuk Waguruh

LEUWISADENG – Karang Taruna (Katar) Desa Sadeng menginisiasi adanya Wisata Alam Gunung Seureuh (Waguruh) sebagai bagian program kerja, dengan penyertaan modal awal sebesar Rp. 20.000.000,- bantuan dari pemerintah Desa Sadeng Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor.

Seperti disampaikan Ketua Katar Mahdi Biladi saat dijumpai dalam acara santunan anak yatim di Masjid Besar Al-Ijtihad Kampung Paku pada, Sabtu 29 Agustus 2020 lalu, ketika disinggung soal anggaran

“Pastinya kurang tau ya kang, jujur pastinya kurang tau kenapa kok dibilang nggak tau karna, besarnya adalah swadaya tenaga kita masing-masing kita menggunakan tenaga yang ada, alat-alat yang ada, penghasilan yang adapun sama, ya kalau dinominalkan ya dua puluh (Juta-red)”, jelas Mahdi

Baca Juga :  Hanya Miliki Waktu Efektif 6 bulan Tuntaskan RPJMD, Iwan Setiawan di Minta Segera Isi Jabatan Kosong

Ditempat terpisah, Wakil Ketua Katar Desa Sadeng Riki Adiputra mengaku, pihaknya tidak lagi mengelola waguruh karena tidak ada transfaransi dalam anggaran saat itu.

“Pada tahun 2019 kita mundur tidak lagi mengelola waguruh karena tidak ada transfaransi anggaran saat itu untuk lebih jelasnya silahkan hubungi sekdesnya, dia tahu itu” katanya.

Soal Keterbukaan terkait anggaran mendapat reaksi keras dari ketua Umum Laskar Hijau Indonesia (LHI) Edi Yusuf yang akrab disapa Edi Chang.

Baca Juga :  Minta Perpanjangan Jabatan 9 Tahun! Ternyata Segini Gaji Kades di Indonesia

“Kalau memang mau pengelolaan nya bagus memang harus ada keterbukaan, aku juga baru mendengar dari masyarakat saja ada yang seperti itu, cuman pernah aku tanya sama pihak karang taruna trus mereka bilang coba saja abang tanya sama Kepala Desa saat itu, nah ini entah mana yang benar nih pernah ada pinjaman, kalau memang tidak ada keterbukaan menurut abang sih salah lah kepala desa harusnya mendorong supaya bisa membangun lapangan kerja,” pungkasnya, Rabu (18/10/2020).

Hingga berita ini diturunkan Sekretaris Desa ataupun Kepala Desa belum bisa dijumpai.

(Ipay/Fahri)

Artikulli paraprakAksi Peduli Kemanusiaan, IMM Bogor Galang Dana
Artikulli tjetër10 Klaster Aktif Covid-19 di DKI Jakarta

Tinggalkan Balasan