Publikbicara.com – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto resmi membuka rangkaian peringatan Hari Bakti ke-2 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 di Auditorium Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas), Tangerang, Rabu (28/10).
Mengusung tema “Imipas Melayani, Tegas Menjaga, Tulus Membina”, peringatan tersebut menjadi momentum bagi Kemenimipas untuk memperkuat komitmen pelayanan publik, pengawasan, serta pembinaan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa Hari Bakti tidak seharusnya hanya diperingati melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan tanggung jawab dan memastikan setiap program kelembagaan memberikan manfaat nyata.
Ia juga mengajak seluruh insan Kemenimipas memperkuat kebersamaan dan solidaritas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Agus, keberhasilan transformasi kelembagaan tidak semata-mata diukur melalui pencapaian program kerja, tetapi juga dari dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, pembukaan Hari Bakti ke-2 diisi dengan penyaluran bantuan sosial melalui program Imipas Peduli. Bantuan diberikan kepada masyarakat maupun pegawai dan keluarga yang terdampak kondisi darurat, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.
Untuk membantu korban paparan asap karhutla, Kemenimipas melalui kantor wilayah di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur menyalurkan masker, obat-obatan, serta santunan kepada pegawai dan keluarganya yang terdampak.
Sementara itu, bantuan untuk mengatasi kesulitan air bersih disalurkan ke sejumlah daerah. Kantor wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta mendistribusikan 150 tangki air, sedangkan wilayah Jawa Tengah menyalurkan 200 tangki air.
Dukungan sosial lainnya diwujudkan melalui pembagian masing-masing 100 paket sembako di Cilacap dan Blora. Kemenimipas juga membangun sumur bor di Blora guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Ketua Panitia Hari Bakti ke-2 yang juga Staf Khusus Menteri Imipas Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi, Ida Asep Somara, mengatakan rangkaian kegiatan telah disusun untuk memperkuat semangat pengabdian sekaligus memperluas kontribusi institusi kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa integritas dan kedisiplinan harus menjadi landasan utama setiap aparatur dalam memberikan pelayanan publik.
Selain penyaluran bantuan sosial, peringatan Hari Bakti ke-2 akan diisi sejumlah agenda yang berkaitan dengan pengembangan inovasi dan pemberdayaan masyarakat.
Beberapa kegiatan yang disiapkan di antaranya IMITECH (Imigrasi Teknologi), Bakti Narapidana untuk Negeri, Gebyar Produk Narapidana, serta Focus Group Discussion (FGD) Buku Transformasi Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan juga mencakup pelayanan paspor, Imipas Fun Walk, hingga upacara dan tasyakuran sebagai puncak peringatan.
Melalui peringatan tersebut, Kemenimipas menargetkan penguatan kualitas pelayanan keimigrasian dan pemasyarakatan, sekaligus memastikan pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum berjalan tegas serta berintegritas.
Di sisi lain, pembinaan warga binaan diharapkan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan sehingga transformasi kelembagaan tidak hanya berdampak pada internal organisasi, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












