Beranda Daerah Kondisi SDN Cadas Leueur Dikeluhkan

Kondisi SDN Cadas Leueur Dikeluhkan

Publikbicara.com – Kondisi bangunan SDN Cadas Leueur di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kian memprihatinkan. Sejumlah ruang kelas, ruang guru, hingga ruang kepala sekolah mengalami kerusakan berat dan dinilai membahayakan keselamatan guru maupun siswa.

Kepala SDN Cadas Leueur, Hj. Juhaeriyah, mengatakan bangunan sekolah telah lapuk dimakan usia dan beberapa bagian atap serta plafon kerap berjatuhan. Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar mengajar dihantui rasa waswas.

“Hampir seluruh bangunan sekolah sudah lapuk dan sangat membahayakan. Guru maupun siswa beberapa kali tertimpa material genteng dan plafon yang berjatuhan,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, dua ruang kelas sudah lama tidak digunakan karena berpotensi roboh. Akibatnya, ratusan siswa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar di tiga ruang kelas yang tersisa dengan sistem bergantian (shift).

Juhaeriyah menjelaskan, pihak sekolah telah berulang kali mengusulkan pembangunan gedung baru melalui pemerintah desa, kecamatan, hingga Dinas Pendidikan dan Bappeda Litbang Kabupaten Bogor. Namun, hingga kini usulan tersebut belum juga terealisasi.

“Setiap tahun kami mengajukan pembangunan. Jawaban yang diterima selalu sama, yaitu karena efisiensi anggaran. Padahal kondisi ruang guru, ruang kepala sekolah, dan dua ruang kelas sudah tidak layak digunakan,” katanya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera mengambil langkah cepat agar kerusakan tidak berujung pada musibah. Menurutnya, kondisi SDN Cadas Leueur bahkan lebih memprihatinkan dibanding SDN Ciketug yang sebelumnya mengalami ambruk.

“Kami berharap Bupati Bogor Rudy Susmanto dapat segera meninjau langsung kondisi sekolah ini dan memberikan solusi sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Bantarkaret, H. Sastra. Ia membenarkan bahwa usulan pembangunan SDN Cadas Leueur telah diajukan hampir setiap tahun, namun belum mendapat realisasi.

READ  Pemkab Bogor dan MUI Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Fatwa

“Usulan pembangunan selalu disampaikan setiap tahun, tetapi sampai sekarang sekolah ini masih dibiarkan dalam kondisi rusak,” katanya.

Pihak sekolah berharap pemerintah segera melakukan rehabilitasi menyeluruh agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman tanpa dibayangi ancaman runtuhnya bangunan sekolah.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPersib Resmi Gaet Sandy Walsh, Kontrak Tiga Tahun hingga 2029
Artikulli tjetër240 Entitas BUMN Terkonsolidasi, Danantara Percepat Integrasi Aset Negara