Publikbicara.com – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat budaya literasi sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Out of The Boox – Gudang Buku Keliling Bogor 2026 yang digelar di Area Selasar Vivo Mall, Sukaraja, Jumat (29/5/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Kegiatan yang menghadirkan berbagai buku dan sumber pengetahuan itu menjadi salah satu langkah Pemkab Bogor untuk mendekatkan akses literasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui program tersebut, pemerintah berharap minat baca masyarakat terus tumbuh dan melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, produktif, serta mampu bersaing di era perkembangan teknologi dan informasi.
Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor, Iwan Irawan, mengatakan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia.
“Out of The Boox bukan sekadar menghadirkan buku lebih dekat kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kualitas SDM Kabupaten Bogor melalui peningkatan budaya literasi,” ujar Iwan.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut, termasuk Mizan Media Utama dan pengelola Vivo Mall Sentul yang turut berkolaborasi dalam menghadirkan ruang belajar bagi masyarakat.
Menurut Iwan, peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 harus dimaknai sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun masa depan daerah yang lebih baik. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan kemampuan literasi masyarakat di berbagai lapisan.
Ia menegaskan bahwa literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, serta membangun wawasan yang luas untuk menghadapi tantangan zaman.
“Pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan masyarakat yang memiliki kemampuan literasi yang baik. Dari literasi akan lahir pengetahuan, inovasi, dan berbagai perubahan positif bagi kemajuan daerah,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut Iwan, akan terus mendorong berbagai program yang memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan sumber pengetahuan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Iwan juga mengajak generasi muda memanfaatkan kegiatan literasi sebagai ruang belajar dan sumber inspirasi untuk mengembangkan potensi diri serta meraih cita-cita.
“Jadikan buku sebagai sahabat dan jendela pengetahuan. Dari kebiasaan membaca akan lahir generasi yang mampu menciptakan inovasi dan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Bogor,” tandasnya.
Melalui kegiatan Out of The Boox 2026, Pemkab Bogor berharap semangat membaca semakin mengakar di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari budaya yang mendukung terwujudnya Kabupaten Bogor yang maju, gemilang, dan berdaya saing.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













