Ilustrasi Menu Berbuka Puasa Sehat. Foto: BAZNAS Kabupaten Trenggalek.
Publikbicara.com – Menu berbuka puasa yang sehat menjadi hal penting untuk diperhatikan umat muslim selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Setelah menahan lapar dan dahaga sepanjang hari, tubuh membutuhkan asupan makanan yang tepat agar energi kembali pulih tanpa menimbulkan gangguan kesehatan.
Banyak orang terbiasa langsung mengonsumsi makanan berat atau makanan tinggi gula saat berbuka. Padahal, pola tersebut dapat membuat tubuh terasa lemas, mengantuk, bahkan memicu masalah pencernaan.
Karena itu, pemilihan menu berbuka yang sehat dan seimbang dianjurkan agar tubuh dapat beradaptasi secara bertahap setelah berpuasa lebih dari 12 jam.
Dikutip dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional, Kabupaten Trenggalek berbuka puasa dianjurkan dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan.
Dalam ajaran Islam, Rasulullah SAW mencontohkan berbuka dengan makanan ringan yang bernutrisi.
Dalam sebuah hadis riwayat Abu Dawud disebutkan bahwa Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan beberapa butir kurma segar sebelum melaksanakan salat. Jika tidak tersedia kurma segar, beliau mengonsumsi kurma kering, dan apabila tidak ada keduanya, beliau cukup meminum beberapa teguk air.
Kebiasaan tersebut sejalan dengan prinsip kesehatan modern yang menganjurkan tubuh menerima makanan ringan terlebih dahulu sebelum mengonsumsi hidangan utama.
Kurma mengandung gula alami yang dapat membantu mengembalikan energi secara cepat setelah berpuasa. Sementara air putih membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang selama aktivitas seharian.
Selain itu, buah dan sayur juga dianjurkan dalam menu berbuka puasa karena mengandung vitamin, mineral, serta serat yang penting bagi tubuh. Beberapa buah yang baik dikonsumsi saat berbuka antara lain kurma, semangka, melon, pepaya, dan pisang.
Sumber protein juga perlu ditambahkan dalam menu utama untuk membantu menjaga energi dan memperbaiki jaringan tubuh. Protein dapat diperoleh dari makanan seperti ayam, ikan, telur, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
Di sisi lain, konsumsi gorengan yang sering menjadi hidangan favorit saat berbuka disarankan untuk dibatasi. Makanan berminyak dapat memicu gangguan pencernaan, perut terasa begah, hingga meningkatkan kadar kolesterol jika dikonsumsi berlebihan.
Sebagai alternatif, makanan yang diolah dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang dinilai lebih baik bagi kesehatan.
Contoh menu berbuka yang sehat antara lain diawali dengan tiga butir kurma dan air putih hangat, kemudian dilanjutkan dengan hidangan utama seperti nasi merah, ikan panggang, sayur sop, serta lalapan segar. Minuman seperti jus buah tanpa tambahan gula juga dapat menjadi pilihan.
Dengan menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang saat berbuka, tubuh dapat tetap bugar sehingga umat muslim lebih siap menjalankan berbagai ibadah di malam hari selama Ramadan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













