Beranda Nasional Bank BJB Kembali Jadi Official Banking Partner Persib Musim 2026/2027

Bank BJB Kembali Jadi Official Banking Partner Persib Musim 2026/2027

PT Persib Bandung Bermartabat dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk kembali memperkuat kolaborasi melalui kemitraan sebagai Official Banking Partner Persib untuk musim 2026/2027. Foto: Persib.

Publikbicara.com – Persib kembali menggandeng bank BJB sebagai Official Banking Partner untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027.

Kemitraan dua institusi yang lekat dengan masyarakat Jawa Barat itu resmi diluncurkan melalui seremoni di The Alana Hotel & Conference Center, Sentul City, Bogor, Jumat (14/8/2026).

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama oleh CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, dan Direktur Utama Bank BJB, Ayi Subarna.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Zainuri Hasyim, Deputy CEO Adhitia Putra Herawan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta jajaran direksi dan komisaris Bank BJB

Bagi Persib, kembalinya Bank BJB bukan sekadar bertambahnya mitra komersial klub. Kerja sama tersebut menjadi pertemuan kembali dua institusi yang memiliki sejarah panjang dan basis kedekatan yang kuat dengan masyarakat Jawa Barat.

Glenn Sugita menyebut kolaborasi tersebut memiliki makna lebih luas dibandingkan sponsorship.

“Atas nama Persib, saya mengucapkan terima kasih kepada bank bjb atas kepercayaan dan komitmennya untuk kembali berjalan bersama Persib. Bagi kami, kolaborasi ini memiliki makna lebih dari sekadar sponsorship. Ada sejarah, kedekatan, dan semangat untuk membangun sesuatu yang baru bersama,” kata Glenn dikutip dari laman resmi Persib, Jumat (14/8).

Hubungan Persib dan Bank BJB sebelumnya pernah terjalin pada 2014. Tahun tersebut menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan Maung Bandung karena Persib berhasil mengakhiri penantian selama 19 tahun dengan meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

READ  Drama Empat Gol di Surabaya, Maung Bandung Gagal Amankan Tiga Poin

Namun, pengalaman tersebut tidak ingin dijadikan sekadar romantisme masa lalu.

Menurut Glenn, sejarah kolaborasi kedua institusi justru menjadi modal untuk membangun cerita baru pada musim 2026/2027.

“Kita tentu masih mengingat kolaborasi pada 2014, yang menjadi bagian dari perjalanan Persib meraih gelar juara setelah penantian 19 tahun. Namun, kami tidak ingin melihatnya hanya sebagai nostalgia. Sejarah tersebut kami jadikan fondasi untuk menciptakan cerita baru, dengan tantangan dan harapan yang juga baru,” ujarnya.

Persib sendiri memasuki musim baru dengan beban ekspektasi yang semakin besar. Setelah mencatatkan three-peat dan menambah bintang kelima pada logo klub, standar prestasi yang harus dipertahankan turut meningkat.

Glenn menegaskan, pencapaian tersebut bukan alasan bagi Persib untuk berhenti berkembang.

“Lima bintang bukanlah titik akhir. Lima bintang justru menjadi pengingat bahwa masih ada tanggung jawab untuk terus berkembang, bekerja lebih baik, dan memberikan yang terbaik bagi Persib dan Bobotoh,” tegasnya.

Karena itu, kerja sama dengan bank bjb diarahkan tidak hanya pada kebutuhan branding di sekitar pertandingan. Persib ingin memanfaatkan kekuatan komunitas dan basis Bobotoh, sementara Bank BJB membawa pengalaman serta kapabilitas di sektor perbankan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan berbagai program yang menyentuh langsung Bobotoh, nasabah, maupun masyarakat Jawa Barat.

“Bagi kami, partnership yang baik bukan hanya tentang branding dan pertandingan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa menghadirkan pengalaman, inovasi, dan manfaat nyata bagi Bobotoh, nasabah, serta masyarakat,” tutur Glenn.

Hal senada disampaikan Direktur Utama Bank BJB, Ayi Subarna. Ia menilai Persib dan Bank BJB memiliki kesamaan sebagai brand yang mempunyai ikatan emosional kuat dengan masyarakat Jawa Barat.

“Kolaborasi bank BJB dan Persib bukan sekadar kerja sama, tetapi merupakan bentuk sinergi dua brand yang memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat. Kami ingin menghadirkan kolaborasi yang tidak hanya membangun brand, tetapi juga memberikan pengalaman dan manfaat nyata bagi nasabah, Bobotoh, serta masyarakat luas,” kata Ayi.

READ  Andrew Jung Abaikan Gelar Top Skor, Fokus Bawa Persib Juara Liga

Menurut Ayi, sepak bola mempunyai kemampuan menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Nilai tersebut menjadi salah satu alasan bank bjb kembali membangun kemitraan dengan Persib.

Bank BJB pun membawa semangat “Menang Bersama” dalam kerja sama tersebut. Semangat itu tidak hanya diarahkan pada pencapaian Persib di lapangan, tetapi juga pada upaya menciptakan manfaat yang lebih luas melalui kolaborasi kedua institusi.

“Semangat yang kami bawa adalah menang bersama. Kami tentu berharap perjalanan Persib pada musim 2026/27 dapat kembali memberikan prestasi terbaik. Namun, yang tidak kalah penting, kolaborasi ini kami harapkan dapat memberikan pengalaman positif, kemudahan, dan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Dengan kemitraan tersebut, Persib dan Bank BJB memasuki babak baru hubungan yang pernah menghasilkan cerita penting pada 2014.

Kini, setelah Persib mengoleksi lima bintang, tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan prestasi di lapangan, tetapi juga memperluas dampak klub bagi masyarakat.

Sejarah menjadi pijakan. Kolaborasi menjadi kekuatan. Sementara Bobotoh dan masyarakat Jawa Barat menjadi bagian utama dari cerita baru yang hendak dibangun Persib bersama Bank BJB.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakKemenkes Bidik Pesantren dan Permukiman Padat untuk Percepat Temuan Kasus TB
Artikulli tjetërCukup Bayar Pokok! Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari