Beranda Advetorial Ketua KPK Tekankan Integritas sebagai Fondasi Tim Ekspedisi Patriot 2026

Ketua KPK Tekankan Integritas sebagai Fondasi Tim Ekspedisi Patriot 2026

Publikbicara.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa integritas harus menjadi landasan utama bagi seluruh peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 dalam menjalankan pengabdian di kawasan transmigrasi.

Pesan tersebut disampaikan saat pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang diselenggarakan Kementerian Transmigrasi di Balai Kartini, Jakarta. Setyo menekankan bahwa penugasan para mahasiswa merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dijaga melalui tanggung jawab dan dedikasi penuh.

“Ini adalah sebuah kepercayaan dari negara yang diberikan kepada kita yang harus betul-betul kita jaga dan kita lakukan sebaik mungkin. Bukan hanya soal seragam atau surat tugas, tetapi amanah yang harus dijalankan semaksimal mungkin,” ujar Setyo, Selasa (4/8).

Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam program tersebut bukan sekadar menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat. Mereka membawa mandat negara untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di kawasan transmigrasi melalui kerja yang profesional dan berintegritas.

Setyo menjelaskan, integritas tidak hanya berkaitan dengan menghindari praktik korupsi, tetapi juga menjadi prinsip dasar dalam mewujudkan tujuan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

“Integritas adalah cara negara memenuhi janji. Kesempatan mengikuti Ekspedisi Patriot harus dijalankan dengan penuh integritas,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar peserta tidak memosisikan masyarakat hanya sebagai objek penelitian atau pengumpulan data. Menurutnya, keberhasilan program sangat ditentukan oleh kemampuan peserta memahami kondisi lapangan serta menghargai budaya dan pengetahuan lokal yang dimiliki masyarakat.

“Jangan jadikan masyarakat hanya sebagai sumber data. Ilmu, teknologi, dan data memang penting, tetapi pengetahuan lokal juga memiliki nilai yang sama pentingnya,” tegasnya.

Selain itu, Setyo meminta seluruh peserta menjaga objektivitas dalam menyusun data dan rekomendasi. Ia menilai setiap informasi yang dihimpun akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pemerintah sehingga harus disampaikan secara jujur, akurat, dan bebas dari kepentingan tertentu.

READ  Mahasiswa Indonesia Kembali Harumkan Nama Bangsa di Ajang Matematika Internasional

“Data akan sangat berpengaruh terhadap keputusan yang diambil Menteri. Sampaikan apa adanya, jangan karena dipaksakan, dikondisikan, apalagi karena ada pesanan,” ujarnya.

Tim Ekspedisi Patriot 2026 merupakan program Kementerian Transmigrasi yang melibatkan 1.476 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Selama empat bulan, mereka akan ditempatkan di 53 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia untuk mendampingi masyarakat sekaligus menghadirkan gagasan inovatif guna mendukung pembangunan dan transformasi kawasan transmigrasi.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakLima Pekerja Proyek Jalan Tewas dalam Serangan di Tolikara, Polisi Dalami Identitas Pelaku
Artikulli tjetërPemerintah Ubah Strategi Pemerataan Internet, Tak Lagi Bertumpu pada BTS