Publikbicara.com – Upaya pemberantasan narkotika di Kabupaten Bogor kembali menunjukkan hasil. Polres Bogor bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berhasil mengungkap 74 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta obat keras tertentu (OKT).
Dari puluhan kasus tersebut, aparat mengungkap 41 kasus sabu, 6 kasus ganja, 11 kasus ganja sintetis, 13 kasus obat keras tertentu (OKT), serta 3 kasus etomidate.
Barang bukti yang diamankan pun tergolong besar. Petugas menyita 3 kilogram sabu, 2 kilogram ganja, 6 ons ganja sintetis, 1.068.900 butir OKT, 78,33 gram bibit ganja sintetis, 2 liter bibit ganja sintetis cair, 65 cartridge etomidate seberat 629,17 gram, 70 bungkus happy water seberat 151,51 gram, serta 1.193 butir ekstasi.
Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan apresiasi atas keberhasilan jajaran Polres Bogor, BNN, dan Forkopimda dalam mengungkap jaringan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen aparat dalam menjaga keamanan masyarakat sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
“Perang melawan narkoba membutuhkan keberanian, integritas, dan kolaborasi semua pihak. Terima kasih kepada Kapolres Bogor, Forkopimda, dan BNN yang terus bekerja keras melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujar Rudy Susmanto.
Ia menegaskan, pemberantasan narkoba tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Peran masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai peredaran barang terlarang tersebut.
Karena itu, Rudy mengajak seluruh warga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
“Mari bersama menjaga Kabupaten Bogor tetap aman dan bersih dari narkoba demi masa depan generasi penerus. Jika mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkoba, segera laporkan. Bersama, kita jaga Kabupaten Bogor bersih dari narkoba,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor berharap sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat agar ruang gerak pelaku peredaran narkoba semakin sempit serta tercipta lingkungan yang aman bagi seluruh warga.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













