Beranda Daerah P3A-TGAI Barengkok Capai 75 Persen, Irigasi untuk 45 Hektare Sawah Dikebut

P3A-TGAI Barengkok Capai 75 Persen, Irigasi untuk 45 Hektare Sawah Dikebut

Publikbicara.com – Pembangunan jaringan irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3A-TGAI) di Desa Barengkok, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Senin (20/7/2026), progres pekerjaan yang dilaksanakan Kelompok P3A-TGAI Cai Kahuripan telah mencapai sekitar 75 persen.

Program yang merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Pekerjaan Umum tersebut difokuskan pada perbaikan, rehabilitasi, dan peningkatan jaringan irigasi desa guna memperkuat sektor pertanian. Berdasarkan informasi pada papan kegiatan, proyek ini didanai melalui APBN dengan nilai anggaran sebesar Rp195 juta.

Pelaksanaan pekerjaan mendapat pendampingan dan pengawasan dari Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Konsultan Manajemen Balai (KMB), serta Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) Serang di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.

Ketua Kelompok P3A-TGAI Cai Kahuripan, Enjang Baehaki, mengatakan lokasi pekerjaan berada pada wilayah Sungai Cidurian yang menjadi kewenangan BBWS C3 Serang.

“Alhamdulillah, progres pekerjaan terus berjalan sesuai target dan saat ini sudah mencapai sekitar 75 persen,” ujar Enjang.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan aspirasi Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Gerindra, Marlin Maisyarah. Menurutnya, dukungan dari pemerintah pusat hingga tim pendamping menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PU, BBWS C3 Serang, TPM, dan KMB yang terus melakukan pendampingan dan pengawasan selama pekerjaan berlangsung,” katanya.

Enjang menilai keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik akan memberikan manfaat langsung bagi para petani di Desa Barengkok. Saluran irigasi tersebut diproyeksikan melayani lahan persawahan seluas sekitar 45 hektare yang digarap puluhan petani.

“Program ini menjadi harapan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa,” pungkasnya.(Red).

READ  Ratusan Petani Tanjungsari Demo, Irigasi Tertutup Longsor Ancam Produksi Pangan

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakRibuan Warga Padati Nobar Final Piala Dunia 2026, Rudy: UMKM Ikut Panen Rezeki
Artikulli tjetërKemarau Panjang, BPBD dan Pemdes Koleang Salurkan Air Bersih untuk Warga Cicanggong